Senin, 17 Desember 2018

Ratakan Kualitas Pendidikan, Kemendikbud Kirim Bantuan TIK ke 3T

Written by  Published in Penjaminan Mutu Jumat, 21 September 2018 08:03
Rate this item
(0 votes)
Jakarta, Kemendikbud --- Sebagai upaya pemerataan pendidikan yang berkualitas di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom), bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyalurkan bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memberikan arahan pada saat penyerahan bantuan di Gedung A Kantor Kemendikbud, Jakarta (21/9/2018).
 
Mendikbud mengatakan bahwa Kemendikbud membangun sekolah 3T dengan berbagai aktivasi. “Sebagai perwujudan nawa cita, Pak Presiden meminta Kemendikbud membangun Indonesia ini, membangun sekolah sektor pendidikan dari pinggiran. Maka dari itu, Kemendikbud membangun sekolah 3T melalui berbagai aktivasi, antara lain adalah media kemanfaatan yang berbasis online (daring), media perangkat TIK, dan memberikan pelajaran untuk guru yang mengajar di sekolah-sekolah khusus,” jelasnya.
 
Ia lanjut menegaskan mengenai komitmen Kemendikbud tentang pemerataan pendidikan yang berkualitas. “Saya ingin membuat kebijakan di pendidikan kita. Di Papua, di Maluku Utara, dan garis dalam kan perlu ada subsidi, kalo pendekatan itu tidak segera diubah di sektor pendidikan, maka kita tidak akan mungkin segera menciptakan suasana apa yang dinasihati pemerintah kerja, yaitu pemerataan yang berkualitas. Kita merata sudah, tapi kualitasnya yang belum merata. Tidak hanya merata akses tapi kualitasnya,” ujarnya.
 
Pada acara penyerahan ini, peserta yang berasal dari daerah 3T, juga diberikan bimbingat teknis tentang bagaimana memanfaatkan bantuan, terutama untuk kegiatan belajar mengajar. “Hari ini para peserta akan diberikan materi yang terkait dengan bagaimana memanfaatkan TIK termasuk juga memanfaatkan fasilitas yang sudah ada di Kementerian termasuk Rumah Belajar,” kata Sekretaris Jenderal (Setjen) Kemendikbud Didik Suhardi.
 
Ia berharap sekolah-sekolah bisa memanfaatkan Rumah Belajar dengan sebaik-baiknya dan pemerataan pendidikan bisa diwujudkan. “Beberapa kabupaten kota sudah mulai melakukan kerja sama untuk memanfaatkan (aplikasi) Rumah Belajar ini. Kami selalu menyosialisasikan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya pada sekolah-sekolah. Apa yang ada di Pustekkom dan apa yang ada di kementerian dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga semangat kita bahwa pemerataan pendidikan yang berkualitas betul-betul kita bisa wujudkan,” ujarnya.
 
Bantuan TIK yang diberikan terdiri dari perangkat TIK penunjang belajar di kelas. Dimana Kemendikbud membantu untuk peralatan TIK dan softwarenya sedangkan Kominfo membantu jaringannya. Pada kesempatan kali ini, Pustekkom menghadirkan perwakilan sekolah dari Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Read 85 times Last modified on Senin, 24 September 2018 08:10