Rabu, 24 Oktober 2018

Romansa Purnatugas Ratna Farida

Written by  Ragni & Kim Published in LPMP Inside Senin, 01 Oktober 2018 20:49
Rate this item
(0 votes)

Pontianak - Tiga puluh delapan tahun sudah ibu Ratna Farida mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). September 2018 adalah bulan terakhir beliau mengabdi. Sebuah perjalanan panjang pengabdian tanpa henti. Dengan semangat dan tanggung jawab beliau jalani sepenuh hati.

Beliau adalah salah satu staf senior semenjak LPMP bernama BPG (Balai Penataran Guru). Generasi pertama yang turut serta menjalankan dan membesarkan LPMP. Beliau diterima sebagai CPNS pada tahun 1980 di Kanwil Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat. Pada tahun 1993 beliau pindah ke BPG Pontianak. Hampir selama dua puluh dua tahun beliau mengabdi di subbagian umum di bagian kepegawaian. Pada tahun 2015 beliau pindah ke seksi Fasilitasi dan Peningkatan Mutu Pendidikan. Emak adalah panggilan akrab rekan dan sejawat. Karena memang beliau adalah salah satu staf yang mudah akrab.

Beberapa staf merasa kehilangan. Namun aturan harus berkata demikian. Tak ada ASN yang abadi. Pada suatu saat setiap ASN juga akan mengikuti. Ketegasan beliau akan selalu dikenang. Disiplin beliau menjadi tauladan. Kepedulian sesama rekan kerja menjadi panutan.

Tiba saatnya LPMP Kalimantan Barat melepas secara resmi. Melalui acara yang dikemas rapi nan happy. Acara pelepasan dan perpisahan membuat kolega, rekan dan pimpinan tergugah hati. Merelakan salah satu staf yang baik senantiasa bekerja dengan nurani. Acara pelepasan dikemas semi-formal. Kesan dan pesan disampaikan dengan canda dan kenangan. Selain juga menghadirkan hiburan yang menghangatkan dan penuh kekeluargaan.

Para pimpinan dan sejawat menyampaikan sambutan dan menghadirkan lantunan. Sebagai hiburan agar beliau meninggalkan LPMP Kalimantan Barat dengan kebanggaan. Di acara ini kepala LPMP Kalimantan Barat turut menghadirkan lagu spesial. LPMP Akustik, yang merupakan grup musik LPMP Kalimantan Barat, pun menyuguhkan lagu-lagu kesayangan ibu Ratna.

Ibu Ratna Farida mengakhiri karir dengan bahagia. Buktinya di usia 58 tahun beliau masih sehat, bugar dan segar. Tanpa sakit dan maladministratif. Bukankah itu yang diidamkan para ASN? Sukses ibu. Dunia baru menanti pengabdianmu.

Read 25 times