Tuesday, 11 August 2020 14:47

Monitoring dan Evaluasi Sekolah Binaan dan Sekolah Rujukan secara daring Tahun 2020

Written by rtd
Rate this item
(0 votes)

Pontianak, LPMP Kalimantan Barat - Sistem Penjaminan Mutu yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). SPMI dilaksanakan oleh satuan pendidikan, sedangkan SPME dilaksanakan oleh institusi di luar satuan pendidikan seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Standar Nasional Pendidikan, dan Badan Akreditasi Sekolah.

Untuk membantu satuan pendidikan mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), maka LPMP Kalimantan Barat berusaha memfasilitasi sekolah dalam pelaksanaan SPMI melalui Program Sekolah binaan dan sekolah rujukan. Jumlah Sekolah binaan 280 sekolah dan 15 sekolah rujukan yang berada di 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Setiap Kabupaten/Kota memiliki 20 sekolah binaan yang terdiri dari 11 SD, 7 SMP, 2 SMA dan 1 sekolah rujukan.

Program sekolah binaan ini sudah berlangsung sejak tahun 2016 hingga tahun 2020. Pada tahun 2020 Sekolah binaan mendapatkan pendampingan dari LPMP sebanyak 3 kali secara daring, dengan fokus pendampingan pada : 1. SPMI dan RKAS, 2. Pengelolaan pembelajaran, 3. Penilaian, dengan memperhatikan Kebijakan Mendikbud tentang Merdeka Belajar dan Peraturan Pemerintah terkait pelaksanaan pendidikan pada masa pandemi covid 19. Setelah pelaksanaan pendampingan, LPMP Kalimantan Barat berinisiatif untuk melakukan monitoring dan evaluasi penerapan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) sesuai pendampingan yang telah dilaksanakan.

Kegiatan monev ini dilaksanakan sebanyak 3 tahap, setelah pelaksanaan pendampingan kepada sekolah binaan dan sekolah rujukan. Monev tahap 1 dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2020 secara daring melalui Zoom Meeting. Pada kegiatan ini, narasumber yang terdiri dari Widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pembelajaran LPMP Kalimantan Barat memonitoring pelaksanaan pendampingan yang telah dilaksanakan oleh sekolah serta memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan kepada sekolah dalam melakukan upaya peningkatan mutu pendidikan melalui siklus SPMI pada masa pandemic covid 19.

Kegiatan ini disambut baik oleh sekolah binaan dan sekolah rujukan, bahkan beberapa sekolah imbas juga ikut bergabung dengan sekolah binaan dalam kegiatan ini.   Sekolah Binaan dan sekolah rujukan memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada 3 (tiga) sekolah di sekitarnya.

 

Read 637 times Last modified on Tuesday, 11 August 2020 14:56