Friday, 25 September 2020 19:51

Pelatihan Penggunaan Dan Pembuatan Media Pembelajaran Untuk Guru Dan Dosen Dalam Mendorong Pelaksanaan BDR

Written by rt
Rate this item
(0 votes)

VIRTUAL  EDUCATION  ACADEMY

Pandemi COVID-19 telah mengubah wajah dunia pendidikan secara cepat dan drastis. Adanya Kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), mengubah pembelajaran yang biasanya dilakukan melalui tatap muka di sekolah menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)  untuk menghindari penyebaran covid 19.

PJJ yang dilakukan selama pandemi Covid-19 bukanlah hal yang mudah untuk dilaksanakan, selain keterbatasan sarana prasarana, kesulitan dalam penggunaan teknologi,  penggunaan media yang akan digunakan dalam PJJ juga menjadi masalah utama yang mempengaruhi efektifitas pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu dalam pelaksanaan PJJ pendidik harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna, meskipun  siswa berada dari rumah. Pendidik dituntut untuk dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dalam pembelajaran dengan memanfaatkan media daring (online).

Dalam rangka membantu pelaksanaan PJJ dan meningkatkan kompetensi pendidik dalam pemanfaatan media/model pembelajaran secara daring/online, maka  Virtual Education Academy Indonesia bekerjasama dengan Mata Garuda LPDP Kalimantan Barat, LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Streamyard USA, Microsoft Indonesia, Ikatan Guru Beasiswa LPDP dan  Penerbit PGRI dengan disponsori oleh Bank Kalbar, Wardah, Pontianak Post, Great Edu, Kominfo Kota Pontianak dan Telkomsel  mengadakan Pelatihan penggunaan dan pembuatan media pembelajaran dalam upaya mendorong pelaksanaan BDR.

Pembukaan kegiatan tanggal 24 September 2020 dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Drs. Sugeng Hariadi, MM (mewakili  Gubernur Kalimantan Barat), Direktur Beasiswa LPDP RI, Ir. Dwilarso, M.Si, P.HD (mewakili Dirut LPDP Kemenkeu RI), Koordinator Pokja Pembelajaran Kemdikbud RI, Drs Nasruddin (mewakili Dirjen GTK Kemdikbud), Kepala Bappeda Kota Pontianak  Ir. Yuslinda, MM, (mewakili Walikota Pontianak), Kakanwil DJPB Kalimantan Barat Dr. Edih Mulyadi, SE, M.Si (sekaligus sebagai Pembina Matagaruda Kalbar), Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat Asep Sukmayadi, S.Ip, M.Si, Founder Virtual Education Academy (VEA) Kalimantan Barat, Rahmat Putra Yudha, S.Pd, M.Ed, Tesol, Head of Marketing Streamyard USA  (Dana Bentz), dan Manager PT Microsoft Indonesia (Obert Hoseanto).

Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Asep Sukmayadi, S.Ip, M.Si pada sambutan dalam pembukaan kegiatan mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi dalam PJJ harus dihadapi dengan kolabarasi bersama antara seluruh komponen yang ada. LPMP dalam rangka fasilitasi dan supervisi penyelenggaraan merdeka belajar telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk terus memberikan layanan yang terbaik. Kepala LPMP mengharapkan kegiatan VEA dapat membantu pendidik  sehingga mampu mengembangkan media pembelajaran yang lebih bermakna.

Kegiatan ini diikuti 3500 peserta yang terdiri dari guru dan dosen dari seluruh Indonesia termasuk sekolah binaan, sekolah rujukan dan sekolah imbas LPMP Provinsi Kalimantan Barat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring pada tanggal 24-30 September 2020 (melalui streaming youtube) dengan materi streamyard, TPACK, Ispring PPT, Microsoft Office 365 dan Microsoft Team. kemudian dilanjutkan dengan pendampingan selama 2 minggu pada tanggal 1-14 Oktober 2020 (menggunakan Microsoft Team) untuk mendampingi peserta dalam penyusunan RPP TPACK, pembuatan materi hingga video pembelajaran. Untuk sekolah binaan LPMP Provinsi Kalimantan Barat akan mendapatkan pendampingan tambahan melalui Zoom meeting selama 3 hari , dari tanggal 5-7 Oktober 2020.

Peserta kegiatan selain memperoleh materi untuk meningkatkan pengetahuan dalam penggunaan teknologi untuk pembuatan media pembelajaran, juga memperoleh fasilitas berupa sertifikat 32 JP, akun Microsoft Office 365 sebesar 5 Terra/5000 GB, Email 50 GB dan akun streamyard selama 2 minggu. Dengan fasilitas dan materi yang diperoleh selama kegiatan, peserta diharapkan dapat menghasilkan video pembelajaran yang akan diupload di youtube untuk memperkaya khasanah media pembelajaran. Melalui media pembelajaran yang disajikan dalam bentuk Power Point  maupun video, diharapkan proses transformasi pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, tidak membosankan, mudah dipahami oleh peserta didik, dan pada akhirnya diharapkan PJJ berbasis daring dapat membantu pelaksanaan BDR dimasa Covid 19.

Read 535 times