Selasa, 19 Juli 2016 00:00

Bimbingan Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Kurikulum 2013

Written by
Rate this item
(0 votes)

Kurikulum 2013 (K13) mulai dilaksanakan secara terbatas dan bertahap pada tahun pelajaran 2013/2014. Pada tahun pelajaran 2014/2015 pelaksanaan diperluas keseluruh SMP pada kelas VII dan VIII . Dengan tujuan untuk menjadikan pelaksanaan K13 lebih baik, maka sekolah-sekolah yang mulai melaksanakan K13 pada tahun pelajaran 2014/2015 berhenti sementara melaksanakan K13 dan melakukan serangkaian persiapan pelaksanaan K13 yang lebih mantap. Pada tahun pelajaran 2019/2020 semua sekolah, termasuk SMP baik negeri maupun swasta di seluruh Indonesia, harus sudah melaksanakan K13.

Kesiapan SMP untuk melaksanakan kurikulum diperoleh melalui berbagai macam cara, antara lain pelatihan pelaksanaan kurikulum yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah maupun oleh sekolah, pembinaan oleh perguruan tinggi setempat, workshop dalam forum MGMP, dan belajar mandiri dengan membaca dokumen · dokumen kurikulum. 

Pelaksanaan pelatihan kurikulum dengan hanya melibatkan peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan sejumlah guru mata pelajaran dengan menfokuskan pada pembelajaran dan penilaian dipandang kurang optimal membantu sekolah. Alasannya adalah bahwa pelaksanaan kurikulum yang baik mengharuskan terlibatnya semua pemangku kepentingan di setiap satuan pendidikan (SMP') dan berjalannya peran serta yang optimal dari wakil kepala sekolah,pembina ekstrakurikuler, kepala TU, staf TU, kepala laboratorium dan laboran, kepala perpustakaan dan pustakawan. 

Saat ini tengah diadakan Bimbingan Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Kurikulum 2013 untuk Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Pembukaan dilaksanakan tanggal 19 Juli 2016  hingga selesai di Auditorium LPMP Provinsi Kalimantan Barat.

Read 3232 times Last modified on Sabtu, 24 September 2016 09:28