Kamis, 02 Mei 2013 00:00

Sejahterakan Pendidikan Kalimantan Barat

Written by Admin
Rate this item
(1 Vote)

Pontianak - Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untan, Dr. Aswandi, mengatakan untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan, pemerintah harus membuat gebrakan baru yang inovatif. Ini akan efektif untuk membangun pendidikan lebih sejahtera dan lebih baik. "Momentum Hari Pendidikan ini adalah momen yang sangat baik. Sudah saatnya dunia pendidikan Kalbar mampu menciptakan gebrakan inovatif atau suasana lain, yang akan diingat oleh masyarakat," katanya Kamis (02/04/13).

Saat ini pihaknya masih melihat komitmen pemerintah belum dilakukan dengan sungguh-sungguh, terutama oleh Diknas Kalbar. Diknas katanya tidak berusaha naik tingkat dengan komitmen yang hanya menargetkan tingkat kelulusan siswa dengan target 100 persen.
“Kalau seperti itu terus jangan berharap ada perubahan karena jika dianalisis Indonesia kehilangan momentum yang sering dikatakan oleh Menteri saat di usia produktif kalau dikembangakan, maka akan menjadi generasi yang bagus tapi kalau tidak dikelola menjadi bencana,” paparnya.

Meski demikian, Aswandi berharap, Kalbar melalui Diknas dan pihak terkait dapat bangkit dan bersama-sama menyatukan persepsi agar para anak didik di Kalbar memiliki motivasi menjadi anak bangsa dengan kualitas pendidikan yang tidak kalah dengan daerah lainnya di Indonesia.
"Kita ingin membangun satu hal yang sama, yaitu bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan Kalbar, makanya kita butuh trik baru untuk meningkatkan daya saing pendidikan kita," terangnya.
Di tempat terpisah Anggota DPRD Provinsi Kalbar Ihwani Arrahim, mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi Diknas Kalbar, terutama masalah pendidikkan.

"Kami setuju dengan terobosan yang harus dilakukan pemerintah. Kita tidak ingin ceremony yang berakhir saat peringatan Hari Pendidikan usai dalam sebuah upacara yang diselenggarakan setiap sekolah maupun di beberapa Kantor SKPD," terangnya.
Alangkah lebih baik, katanya jika momen Hari Pendidikan Nasional dijadikan sebagai momen bagi Diknas Kalbar untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Ia berujar, tanggal 2 Mei harus dijadikan momen para penggeliat pendidikan dalam melakukan gebrakan yang bernuansa positif dan inovatif.

"Setidaknya dengan gerakan lomba penelitian yang dapat memacu anak-anak didik dalam mendalami pendidikan sesuai dengan tingkatan masing-masing. Jangan hanya menargetkan kelulusan para siswa dengan 100 persen,” katanya lagi.

Komitmen dari Diknas, dikatakannya sebagai suatu bentuk motivasi baik para pengajar maupun para siswa mulai dari tingkat dasar hingga universitas menjadi kreatif dalam berinovasi menghasilkan karya sesuai dengan pengetahuan mereka masing-masing dan dibantu oleh para pengajar yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan mereka.

“Jika komitmen Diknas meningkatkan kualitas pendidikan sudah terbentuk, maka dengan sendirinya anak-anak melalui para pengajar memiliki motivasi untuk melakukan sebuah karya yang sesuai dengan pendidikan yang mereka dapat disekolah. Mulai dari tingkat sekolah kemudian tingkat daerah, meningkat ke tingkat nasional. Dengan adanya karya tersebut, maka otomatis kualitas pendidikan juga akan ikut sejalan dengan karya yang dilakukan para siswa tersebut,” katanya lagi.

Sumber : http://menaranews.com

Read 3410 times Last modified on Kamis, 09 Mei 2013 02:03