Kamis, 08 Maret 2018 08:04

Pendidikan Karakter Diperlukan, LPMP Kalbar Gelar Rakor

Written by
Rate this item
(0 votes)

KBRN, Pontianak : Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat menyelenggarakan Rakor dan Sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter di Pontianak dari tanggal, 5 - 7 Maret 2018. 

"Kegiatan yang dilaksanakan berusaha mempertemukan tim konsultansi dan asistensi provinsi dengan pejabat dinas pendidikan se-Kalbar agar dapat mengimplementasikan kebijakan penguatan pendidikan karakter (PPK) di daerah," ungkap Kepala Seksi Pemetaan Mutu dan Supervisi Dwi Karyani.

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan upaya untuk membangun dan membekali generasi emas Indonesia 2045 menghadapi dinamika perubahan masa depan dengan keterampilan abad ke-21. 

"Pendidikan karakter sebagai ruh dan fondasi pendidikan melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetik), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik). untuk itu sekolah harus mampu merevitalisasi dan memperkuat kapasitas ekosistem pendidikan (kepala sekolah, guru, siswa, pengawas, komite sekolah, dan masyarakat) untuk mendukung perluasan implementasi pendidikan karakter,” tegas Dwi Karyani.

Sementara itu, Etty Lestari tim asistensi PPK Provinsi Kalbar juga menjelaskan bahwa PPK berbasis kelas lebih pada aksi guru di kelas dalam membentuk karakter, bukan pada penulisan nilai dalam kolom RPP.

"Praktif baik dalam penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah harus diterapkan dan diimplementasikan secara sistematis dengan menerapkan lima nilai utama PPK, seperti religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas dalam ekosistem pendidikan," jelasnya.

Dedy Ari Asfar tim asistensi PPK dari Balai Bahasa Kalbar mengingatkan bahwa keberhasilan PPK selain berbasis kelas dan budaya sekolah, PPK harus berbasis masyarakat.

"PPK berbasis masyarakat harus melibatkan dan memberdayakan potensi lingkungan (pegiat seni budaya, tokoh masyarakat, dunia usaha dunia industri), menyinergikan program PPK dengan berbagai program yang ada di lingkup akademisi, pegiat pendidikan, LSM, serta mensinkronkan program dan kegiatan melalui kerja sama dengan pemda, masyarakat, dan orang tua," tegasnya.

Sedangkan Ernawati Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang peserta rakor mengungkapkan bahwa manfaat penguatan pendidikan karakter bagi generasi sekarang sangat penting untuk mengatasi degradasi moral anak bangsa. 

“Saya sangat senang dengan program ini dan harus diimplementasikan dengan baik di sekolah,” tegas Ernawati  (http://rri.co.id)

Read 2520 times Last modified on Sabtu, 24 Agustus 2019 13:48