Friday, 06 December 2019 08:15

Semakin Intim Melalui TPMPD

Written by RTd
Rate this item
(0 votes)

Pontianak,7/12/2019 - LPMP Kalbar - Ibarat orang tua dan anak, jengukan orangtua kepada anak selalu dinantikan untuk menumpahkan segala kerinduan, kegembiraan, kesedihan maupun harapan.

Tim Penjaminan Mutu Pendidikan (TPMPD) bagaikan orangtua bagi sekolah, TPMPD mendampingi sekolah untuk mengetahui perkembangan, permasalahan serta memberikan bantuan, bimbingan dan arahan untuk peningkatan mutu sekolah.

Sekolah adalah pusat belajar, tempat siswa berproses, memperoleh pengetahuan, wawasan dan pengalaman, agar menjadi lulusan yang berkarakter dan bermutu, sehingga sekolah harus dikelola sesuai 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

TPMPD dibentuk di 14 Kabupaten/Kota, Provinsi Kalimantan Barat untuk memastikan terlaksananya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) oleh sekolah dan Penjaminan Mutu Eksternal (SPME)  oleh TPMPD melalui pemetaan mutu dan fasilitasi sehingga sekolah dapat melaksanakan penjaminan mutu dalam rangka pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan.

Pada Kegiatan Diseminasi Hasil Program Penjaminan Mutu Pendidikan yang dilaksanakan LPMP Kalimantan Barat di Hotel Mercure tanggal 4-6 Desember 2019, TPMPD dari 14 Kabupaten/Kota melakukan presentasi dan best practice pelaksanaan peran TPMPD, dan diberikan penghargaan kepada 3 TPMPD terbaik yaitu :

  1. TPMPD Kabupaten Mempawah
  2. TPMPD Kota Singkawang
  3. TPMPD Kota Pontianak

Kepala LPMP Kalimantan Barat, Asep Sukmayadi, S.Ip,M.Si, mengibaratkan Pemerintah pusat, Pemerintah Daerah, TPMPD, LPMP  dan stakeholder sebagai tim sepakbola, dimana seluruh unsur harus merancang strategi dan bekerjasama dalam satu tim untuk mencapai tujuan bersama.

LPMP memberikan referensi sebagai bahan amunisi berdasarkan diagnosa hasil Rapor mutu, Implementasi SPMI, fasilitasi dan supervisi serta pelaksanaan program penjaminan mutu dengan penyajian informasi yang lebih informatif.

Selanjutnya LPMP maupun TPMPD diharapkan tidak terjebak pada peran yang bersifat mikro pedagogik. Perlu dilakukan penguatan peran dan amunisi yang dimiliki dengan memberikan umpan yang bagus kepada pemangku kebijakan. TPMPD diharapkan mampu bergerak lebih luas lagi dengan memberikan pilihan kebijakan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun stake holder nasional maupun internasional sehingga tercipta terobosan terbaik, ibarat gol yang berhasil membobol gawang sebagai tujuan bersama tim.

LPMP bertindak sebagai tiang pancang, harus bergerak vertikal sebagai UPT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Provinsi dan secara horisontal harus mampu melakukan koordinasi dengan Kabupaten/Kota. LPMP Ibarat mesin, perlu pelumas dari TPMPD dalam kerangka kemitraan dan kerjasama peningkatan mutu pendidikan.

Peran komunikasi sangat vital sebagai pelumas untuk mengatasi sumbatan komunikasi. Kerjasama antara LPMP dan Pemerintah Daerah melalui TPMPD diharapkan semakin intim melalui komunikasi secara rutin dan lebih intensif pada tahun 2020 untuk meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat.

(Rita)

Dokumentasi

Read 593 times Last modified on Monday, 09 December 2019 23:02

Media

Kilas Balik Diseminasi PMP LPMP Kalimantan Barat 2019