Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (148)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

Jakarta, Kemendikbud -- Seorang pendidik dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan. Termasuk dalam menggunakan berbagai sumber belajar agar anak lebih semangat mengikuti proses pembelajaran. Salah satunya dengan memanfaatkan TIK.

Untuk menjawab tantangan teknologi dalam pembelajaran melalui Rumah Belajar dibutuhkan peran serta Duta Rumah Belajar dari setiap provinsi.

"Saat ini yang dibutuhkan oleh generasi muda tidak hanya nilai yang tinggi, tetapi juga harus diimbangi dengan kemampuan menguasai teknologi," ujar  Kepala Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran (PTP) Berbasis Multimedia dan Web, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom), Kemendikbud, Hasan Chabibie dalam sambutannya di acara Seminar Nasional Rumah Belajar di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

"Duta Rumah Belajar merupakan perpanjangan tangan dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom)," ujar Hasan.

Hasan mengatakan, duta Rumah Belajar bertugas menyiapkan pembelajaran berbasis TIK dan mempromosikan produk Rumah Belajar di masing-masing provinsi.

Duta Rumah Belajar 2019 terpilih sebanyak 40 orang dari 34 provinsi. Pengukuhan Duta Rumah Belajar 2019 diwakilkan oleh Duta Rumah Belajar Riau, dan Duta Rumah Belajar Kalimantan Barat. Prosesi pengukuhan Duta Rumah Belajar 2019 dilakukan dengan pengalungan selempang sebagai simbol oleh Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda.

Dalam sambutannya, Syaiful mengatakan, Rumah Belajar merupakan alat agar proses pendidikan dapat bervariasi dalam menciptakan konten terbaru dengan memanfaatkan teknologi. "Ilmu itu dinamis dan tidak pernah berhenti, teknologi sebagai contoh dinamisnya ilmu, kita gunakan teknologi digital ini untuk memajukan generasi bangsa," jelasnya lagi.

Syaiful juga menambahkan, selain teknologi, untuk mencetak generasi emas Indonesia tidak lepas juga dari pendidikan karakter. Teknologi dan pendidikan karakter harus saling mendukung agar anak didik siap menghadapi tantangan pada zamannya.

Pontianak,09/11/2019 - Pelaksanaan Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan Tahun 2019 telah memasuki tahap persiapan pelaksanaan ujian. Berdasarkan hasil verifikasi data yang dilakukan oleh LPMP Kalimantan  Barat, jumlah peserta Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan Tahun 2019 sebanyak 9.217 orang, yang disebar ke-29 TUK yang telah ditetapkan untuk seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Waktu pelaksanaan direncanakan selama 2 hingga 3 hari mulai tanggal 12 sd. 15 November 2019 dengan Peserta terbanyak berada di Kabupaten Ketapang sebanyak 1.440. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan  Barat selaku penyelenggara telah menetapkan Tim pengawas, Tim Admin Sistem yang akan bertugas di setiap Tempat Uji Kompetensi (TUK). Kepala LPMP Kalimantan Barat direncanakan akan Mengunjungi TUK di Wilayah Kabupaten Kayong Utara. Diharapkan selama ujian berlangsung nanti dapat terlaksana dengan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti tahun sebelumnya.  Untuk informasi mulai hari ini Sabtu, 9 November 2019, sudah dapat mengunduh dan mencetak Surat Pengantar Ujian Seleksi PPG 2019 melalui akun SIM PKB Bapak/Ibu masing-masing. Surat pengantar tersebut menginformasikan No UKG/ID Ujian Seleksi, Lokasi Ujian, Mapel, Waktu dan Sesi Ujian, serta Token Ujian. Untuk informasi selengkapnya dapat diakses di https://gtk.belajar.kemdikbud.go.id .

 

Pontianak,21/10/2019 - Diklat In Service Learning 1 Penyiapan Calon Kepala Sekolah Kota Singkawang Tahun 2019 merupakan program kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Barat, dan LPPKS Indonesia.

Diklat In Service Learning 1 Penyiapan Calon Kepala Sekolah  ini diikuti oleh 25 orang peserta yang terdiri dari 18 calon Kepala Sekolah jenjang SD dan 7 calon Kepala Sekolah Jenjang SMP yang dinyatakan layak dalam seleksi Substansi yang telah dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang pada tanggal 28 s.d. 30 September 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 7 hari sejak tanggal 14 s.d. 20 Oktober 2019 di Hotel Swiss Bell in Singkawang,  di pandu oleh 2 orang Master Trainer dan 1 orang Supervisor dari LPPKS. Pada kegiatan ini peserta mendapatkan materi Diklat tentang latihan kepemimpinan, pengelolaan pada 9 aspek manajerial yang mencakup 8 Standar Nasional Pendidikan, supervisi akademik dan program penunjang lainnya yang dibutuhkan oleh Calon Kepala Sekolah sebanyak 70 JP.

Setelah mengikuti kegiatan Diklat In Service Learning 1, calon kepala sekolah akan melakukan On the job learning (OJL) selama 3 bulan yang ekuivalen dengan 200 JP di sekolah sendiri maupun di sekolah magang lain. Dalam kegiatan ini calon kepala sekolah akan mengimplementasikan apa yang diperoleh saat mengikuti in service learning 1.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan :

1). Calon kepala sekolah yang memiliki  jiwa kepemimpinan, kepribadian, sosial, dan jiwa kewirausahaan yang mampu meningkatkan potensi kepemimpinan, mengubah pola pikir, sikap, perilaku dan tindakan calon kepala sekolah yang difokuskan pada peningkatan kemampuan berdasarkan hasil pemetaan.

2). Calon Kepala sekolah yang memahami 9 aspek manajerial yang mencakup delapan standar nasional pendidikan, komponen-komponen perencanaan, evaluasi diri sekolah, serta penyusunan RKJM/RKA-S/M.

3). Calon Kepala sekolah yang memahami konsep dasar supervisi akademik.

Pontianak,09/10/2019 - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat melaksanakan On the Job Learning Peningkatan Kompetensi Staf di Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan yang dilaksanakan pada empat kabupaten yaitu Kab. Kubu Raya, Kab. Mempawah, Kab. Sanggau dan Kab. Melawi di Provinsi Kalimantan Barat. On the Job Learning Kompetensi Staf di Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 7 s.d. 9 Oktober 2019 yang bertempat di empat kabupaten dengan sasaran satuan pendidikan tingkat sekolah dasar. On the Job Learning merupakan kegiatan praktik pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan yang dilakukan pada satuan pendidikan dalam upaya pemenuhan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan (SNP) di Satuan Pendidikan.


Dengan adanya Kegiatan ini menambah pengetahun kompetensi staf di Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dalam melakukan pemetaan mutu, pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu, supervisi satuan pendidikan, dan fasilitasi peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah serta meningkatkan kompetensi staf LPMP Kalimantan Barat dalam melaksanakan penjaminan mutu pendidikan di provinsi Kalimantan Barat sebagai upaya pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) pada satuan pendidikan.

Album Foto

foto

Rabu, 25 September 2019 09:17

Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sekadau 2019

Written by

Pontianak,25/9/2019 - LPMP Kalbar - Sebanyak 97 kepala sekolah definitif ikut serta dalam Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sekadau bertempat di LPMP Kalimantan Barat. Diklat penguatan kepala sekolah ini merupakan kerjasama LPMP Kalimantan Barat  dengan LPPKS Solo beserta Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau. Kegiatan ini merupakan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau dalam mengimplementasikan Permendikbud No. 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Diklat ini sepenuhnya dibiayai dari dana APBD Kabupaten Sekadau Tahun 2019.
.
Kegiatan Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sekadau dihadiri oleh Bupati Sekadau Bapak Rupinus, S.H., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau Bapak Losianus, S.Pd., M.Si., Kepala LPMP Kalimantan Barat Bapak Asep Sukmayadi, S.IP., M.Si., serta Kepala Seksi Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidikan (FPMP) LPMP Kalimantan Barat Ibu Suprapti, S.Pd., M.Pd.
.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan laporan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau Bapak Losianus, S.Pd, M.Si., dalam laporan beliau menyampaikan dasar hukum pelaksanaan diklat ini, tujuan kegiatan serta jumlah kepala sekolah sasaran yang mengikuti diklat ini beserta dengan persyaratan administrasi yang telah mereka penuhi sebelumnya. Serta meminta bapak Bupati Rupinus, S.H.,M.Si. untuk membuka kegiatan secara resmi.
.
Selanjutnya Kepala LPMP Kalimantan Barat Bapak Asep Sukmayadi, S.IP., M.Si. memberikan sambutan dan arahan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pentingnya membangun sekolah kreatif dengan cara membangun visi dan misi yang kuat dan sesuai perkembangan zaman, mengelola SDM sekolah dengan baik, dan menjadikan sekolah eksis dengan cara berkolaborasi dengan masyarakat.
.
Bupati Sekadau Rupinus, S.H.,M.Si. dalam arahannya menyampaikan pentingnya membuat sekolah menarik, bersih serta melakukan inovasi di lingkungan sekolah, memperkuat ekstrakurikuler seperti olah raga dengan membangun lapangan – lapangan olah raga di sekolah dan melakukan pemetaan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah dan diusulkan ke pemda melalui dinas pendidikan. Selanjutnya Bupati berpesan untuk meningkatkan IPM kabupaten yang masih 6,5

Halaman 1 dari 30