Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (154)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

Wednesday, 15 May 2013 13:09

Ujicoba Tahap I UKG Tahun 2013

Written by giptk

Pontianak - Uji Kompetensi Guru tahun 2013 segera akan dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Barat. Sebagai Bagian dari rangkaian kegiatan Uji Kompetensi Guru tersebut, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan Sosialisasi, Publikasi, dan Observasi Tempat Uji Kompetensi Guru (TUKG). Kegiatan ini dilaksanakan pada Tanggal 10 - 12 Mei  2013 di seluruh TUKG di Provinsi Kalimantan Barat.

Dari Kegiatan yang telah dilaksanakan  ditemui beberapa  kendala yang terjadi, dimana ada beberapa TUKG  belum memenuhi persyaratan untuk melaksanakan Uji Kompetensi Guru. Beberapa kendala tersebut dikarenakan masalah Teknis Seperti Jaringan Listrik yang sering mati, ketersediaan UPS untuk membackup Server UKG Online, juga beberapa lab komputer yang jaringan internet nya tidak Stabil.

Mudah-mudahan pada Ujicoba Tahap II nanti semua kendala tersebut dapat teratasi. Pada Tahap II Ujicoba ini yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 23 - 24 Mei 2013 akan menentukan apakah TUKG tersebut layak sebagai tempat untuk Uji Kompetensi Guru tahun 2013. Adapun Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru akan dilaksanakan pada Tanggal  3 juni - 15 juni 2013

Wednesday, 15 May 2013 08:46

Program EDS 2013

Written by

Pontianak - Evaluasi Diri Sekolah (EDS) telah dilaksanakan sejak tahun 2010 oleh Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan (PPMP) BPSDMPK-PMP. Program EDS dilaksanakan secara periodik setiap tahun dengan mendistribusikan instrumen kuisoner kepada responden di setiap sekolah. Hasil dari pengisian instrumen kuisoner tersebut menjadi dasar dari proses analisa mutu pendidikan mulai dari tingkat sekolah, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi hingga tingkat nasional.
Pada tahun 2010 program EDS melibatkan 10.000 sekolah, pada tahun 2011 melibatkan 29.000 sekolah, pada tahun 2012 melibatkan 39.000 sekolah. Pada tahun 2013 ini direncanakan melibatkan seluruh sekolah se-Indonesia dari mulai jenjang SD, SMP, SMA dan SMK baik negeri dan swasta khususnya dibawah naungan Kementrian Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan.
Mulai tahun 2013, pelaksanaan EDS menjadi salah satu bagian dari Layanan Sistem Informasi PADAMU NEGERI BPSDMPK-PMP Kemdikbud. Instrumen Kuisoner EDS didistribusikan untuk dapat diisi secara online langsung dari Internet oleh para responden, antara lain: Kepala Sekolah, Pendidik (Guru), Tenaga Kependidikan (Staf), Peserta Didik (Siswa) dan Komite Sekolah. Data para responden dijaga kerahasiannya oleh sistem dan hasil isian instrumennya secara otomatis akan tersimpan terpusat di server Layanan Sistem Informasi PADAMU NEGERI.
Setiap Sekolah akan diberikan akun login ke Layanan Sistem Informasi PADAMU NEGERI. Pihak Sekolah selanjutnya dapat membuat dan mendistribusikan akun login kepada para kepala sekolah, guru, staf, siswa dan komite sekolah agar dapat mengakses dan berpartisipasi aktif mengisi instrumen kuisoner EDS masing-masing secara online.
Hasil analisa dari isian instrumen kuisoner EDS akan disediakan secara online untuk dapat diakses oleh setiap sekolah, dinas pendidikan kabupaten/kota, dinas pendidikan provinsi dan direktorat Kemdikbud. Seluruh informasi tersebut dapat diakses melalui Layanan Sistem Informasi PADAMU NEGERI di sini

 

Putussibau - Diawal tahun 2013 tepatnya pada tanggal 18 - 22 Februari 2013, LPMP Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan diklat Manajemen Kepala Sekolah. Langkah awal ini merupakan perwujudan komitmen LPMP dalam rangka peningkatan kompetensi Kepala sekolah khususnya di Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini diharapkan akan memberikan pembekalan dan kesiapan mental Kepala Sekolah untuk menjadi pimpinan pada satuan pendidikan yang handal.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kapuas Hulu yang diwakili oleh Assisten Administrasi umum BKD Kabupaten Kapuas Hulu Ibu Endang Yohana, SH, dan dihadiri oleh Pejabat struktural LPMP Provinsi Kalimantan Barat. Dalam sambutannya beliau mengatakan, pendidikan dan pelatihan manajemen Kepala sekolah ini sebagai salah satu upaya menjawab dan sekaligus solusi terhadap peningkatan kemampuan manajerial di sekolah. Maka tidaklah berlebihan jika diklat manajemen Kepala Sekolah ini mampu menjadi titik tolak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kapuas Hulu,” ujarnya. Ibu Endang juga menambahkan, dengan diadakannya peningkatan kompetensi secara signifikan pada keseluruhan PNS dan praktisi dunia pendidikan di Kabupaten Kapuas Hulu, akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten tersebut. Beliau juga berharap kerjasama dengan LPMP Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia bagi pendidik dan tenaga kependidikan khususnya di kabupaten Kapuas Hulu tidak berhenti sampai disini saja, kerjasama seperti ini masih harus tetap dilaksanakan secara berkesinambungan mengingat peran strategis LPMP didaerah Kalbar terutama didunia pendidikan sangat berarti dan diharapkan keberadaannya.

Pada kesempatan itu pula Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Drs. Suhartono Arham, M.Si memberikan materi Kebijakan Kementerian Pendidikan tentang kurikulum tahun 2013, dalam paparannya Kepala LPMP menyatakan “bahwa kurikulum 2013 merupakan amanat pemerintah yang harus dilaksanakan dan didukung sepenuhnya oleh semua pemangku kepentingan kependidikan, sebab Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan bagian dari strategi meningkatkan mutu pendidikan. Kurikulum 2013 disusun menggunakan basis sains dan lebih menekankan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara seimbang. Materi ajar dikembangkan dari kompetensi lulusan yang akan dihasilkan. Sistem belajarnya juga dengan cara mengembangkan pola pikir kritis anak yang holistik dan menyenangkan dengan metode observasi dan membiasakan siswa untuk bertanya. Kehadiran kurikulum baru diharapkan membawa harapan pada pelaku pendidikan, guru, dan siswa. Kurikulum 2013 harus lebih menghargai guru dan siswa. Guru harus diberi ruang gerak untuk mengembangkan keilmuan dan kreativitasnya dalam mengelola pembelajaran,” ujarnya.

Diklat yang diikuti oleh 40 (empat puluh) orang Kepala Sekolah pada setiap jenjang satuan pendidikan (SD, SMP dan SMA) yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu dengan rincian Kepala Sekolah Sekolah Dasar (SD) 20 orang, Kepala Sekolah SMP 18 orang, dan Kepala Sekolah SMA 2 orang. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan tatap muka yang diselenggarakan dalam bentuk diklat dengan pola 50 jam Pelajaran (JP) @ 45 menit dengan durasi waktu 5 hari. Peserta diklat mendapat pelatihan dari BKD Kabupaten Kapuas Hulu, Widyaiswara serta Pejabat Struktural LPMP Provinsi Kalbar. Sumber pembiayaan dalam pelaksanaan diklat ini di bebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2013 dan bekerjasama dengan LPMP Provinsi Kalimantan Barat yang berdasarkan MOU LPMP Provinsi Kalimantan Barat dan BKD Kabupaten Kapuas Hulu Nomor : 893.3/235/BKD/2P-B dan Nomor : 178/J36/LL/2013.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Kabupaten Kapuas Hulu tepatnya di gedung Korpri dan Graha Abdi Praja Jl. Rahadi Usman No. 27 Putussibau, dari tanggal 18 s.d 22 Februari 2013. Hasil Diklat Manajemen Kepala Sekolah dari SD, SMP, dan SMA tahun 2013 ini secara langsung akan dapat memberikan kontribusi, komitmen dan pikiran pada paradigma baru dalam penugasan/pengangkatan kepala sekolah serta adanya upaya penguatan kapasitas dan kompetensi Kepala sekolah. Adapun Tujuan diadakannya kegiatan Diklat Manajemen Kepala Sekolah Tahun 2013 ini adalah :

  1. Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Kepala Sekolah dalam bidang supervisi akademik, pengelolaan keuangan, pengelolaan ketatausahaan;
  2. Meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam menciptakan pendidikan berkarakter dan budaya sekolah;
  3. Meningkatkan pengetahuan Kepala Sekolah terhadap kepemimpinan dalam satuan pendidikan;
  4. Meningkatkan pengetahuan kepala sekolah dalam penilaian kinerja guru.

Alhamdulillah Kegiatan Diklat Manajemen Kepala sekolah kerjasama LPMP Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dapat terselenggara dengan baik dan lancar tanpa ada halangan yang berarti, melalui kegiatan ini mudah-mudahan dapat mencetak kepala sekolah yang profesional dan berkualitas, yakni kepala sekolah yang memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial yang baik, serta mampu mengelola dan mengembangkan sekolah secara optimal sebagai upaya peningkatan mutu untuk mencapai standar nasional pendidikan khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat, sehingga kemampuan dalam bidang manajemen sekolah semakin baik yang pada akhirnya diharapkan pada peningkatan mutu dan kualitas sekolah secara keseluruhan. Baik dari aspek kualitas prasaranan sekolah, kualitas tenaga didik maupun kualitas peserta didik.

Tuesday, 23 April 2013 09:31

Analisis Hasil Evaluasi Diri Sekolah 2012

Written by

Pontianak - Data yang telah diverifikasi dan divalidasi dari hasil kegiatan workshop Penyusunan Hasil EDS oleh Pengawas selanjutnya dilakukan analisis melalui kegiatan Workshop Analisis Hasil EDS/MSPD. Kegiatan workshop ini melibatkan unsur Pengawas Sekolah, Kasi Perencanaan Dinas Pendidikan, Kasi Bidang Pendidikan Bappeda Kabupaten/Kota serta dari Unsur LPMP Provinsi Kalimantan Barat. Adapum maksud dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan hasil kajian dalam bentuk peta mutu yang bisa dijadikan acuan/dasar pengembangan program peningkatan mutu pendidikan di tingkat Sekolah, kabupaten/kota, provinsi yang selanjutnya akan disampaikan dalam Seminar Hasil EDS/MSPD. Kegiatan Analisis hasil EDS dan MSPD ini dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober s.d 1 November 2012 (sasaran tahun 2011 dan tahun 2012) di Hotel GajahMada Pontianak.

Pontianak - LPMP Provinsi Kalimantan Barat sejak tahun 2006 telah melakukan kerjasama tidak hanya pada pelaksanaan seleksi akademik calon kepala sekolah/madrasah tetapi juga seleksi calon pengawas sekolah dan sampai dengan tahun 2011 LPMP Provinsi Kalimantan Barat telah memfasilitasi sebanyak 945 orang peserta dalam pelaksanaan seleksi akademik tersebut di beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Pada awal tahun 2012 ini, Seksi Pemetaan Mutu dan Supervisi (PMS) LPMP Provinsi Kalimantan Barat melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kab. Kubu Raya dalam memfasilitasi program penyiapan calon kepala sekolah/madrasah, khususnya pada tahapan seleksi akademik bagi calon kepala sekolah/madrasah. Semoga ke depan kerjasama ini bisa sampai pada tahap pendidikan atau pelatihan calon kepala sekolah/madrasah. Maksud dan tujuan kerjasama pelaksanaan seleksi akademik calon kepala sekolah/madrasah ini adalah untuk menghasilkan kepala sekolah yang memiliki potensi kepemimpinan berdasarkan standar kompetensi kepala sekolah/madrasah melalui Penilaian Potensi Kepemimpinan (PPK) dan penilaian Makalah Kepemimpinan (MK) yang diharapkan kepala sekolah tersebut memiliki pengetahuan mengenai operasional sekolah, kemampuan mengevaluasi keberhasilan, dan kemampuan merencanakan, memantau proses, menyusun alternatif tindak lanjut dan memutuskan langkah yang terbaik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Seleksi akademik bagi calon kepala sekolah/madrasah Dinas Pendidikan Kab. Kubu Raya terbagi dalam 3 (tiga) angkatan, yaitu angkatan I dilaksanakan pada tanggal 20 s.d 22 Pebruari 2012, angkatan II dilaksanakan pada tanggal 12 s.d 14 Maret 2012 dan angkatan III pada tanggal 20 s.d 22 Maret 2012 dengan total peserta seleksi sebanyak 244 orang. Seleksi ini di fasilitasi oleh widyaiswara LPMP Provinsi Kalimantan Barat sebagai asesor sebanyak 16 (enam belas) orang dimana 3 (tiga) diantaranya merupakan asesor tingkat nasional.

LPMP Provinsi Kalimantan Barat menawarkan kerjasama kepada dinas pendidikan kabupaten/kota lainnya dalam program penyiapan calon kepala sekolah/madrasah, dimana kami tetap berupaya mencerminkan tekad dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui fasilitasi pelaksanaan Seleksi Akademik Calon Kepala Sekolah/Madrasah di Provinsi Kalimantan Barat.