Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (150)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

Pontianak - LPMP Provinsi Kalimantan Barat sejak tahun 2006 telah melakukan kerjasama tidak hanya pada pelaksanaan seleksi akademik calon kepala sekolah/madrasah tetapi juga seleksi calon pengawas sekolah dan sampai dengan tahun 2011 LPMP Provinsi Kalimantan Barat telah memfasilitasi sebanyak 945 orang peserta dalam pelaksanaan seleksi akademik tersebut di beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Pada awal tahun 2012 ini, Seksi Pemetaan Mutu dan Supervisi (PMS) LPMP Provinsi Kalimantan Barat melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kab. Kubu Raya dalam memfasilitasi program penyiapan calon kepala sekolah/madrasah, khususnya pada tahapan seleksi akademik bagi calon kepala sekolah/madrasah. Semoga ke depan kerjasama ini bisa sampai pada tahap pendidikan atau pelatihan calon kepala sekolah/madrasah. Maksud dan tujuan kerjasama pelaksanaan seleksi akademik calon kepala sekolah/madrasah ini adalah untuk menghasilkan kepala sekolah yang memiliki potensi kepemimpinan berdasarkan standar kompetensi kepala sekolah/madrasah melalui Penilaian Potensi Kepemimpinan (PPK) dan penilaian Makalah Kepemimpinan (MK) yang diharapkan kepala sekolah tersebut memiliki pengetahuan mengenai operasional sekolah, kemampuan mengevaluasi keberhasilan, dan kemampuan merencanakan, memantau proses, menyusun alternatif tindak lanjut dan memutuskan langkah yang terbaik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Seleksi akademik bagi calon kepala sekolah/madrasah Dinas Pendidikan Kab. Kubu Raya terbagi dalam 3 (tiga) angkatan, yaitu angkatan I dilaksanakan pada tanggal 20 s.d 22 Pebruari 2012, angkatan II dilaksanakan pada tanggal 12 s.d 14 Maret 2012 dan angkatan III pada tanggal 20 s.d 22 Maret 2012 dengan total peserta seleksi sebanyak 244 orang. Seleksi ini di fasilitasi oleh widyaiswara LPMP Provinsi Kalimantan Barat sebagai asesor sebanyak 16 (enam belas) orang dimana 3 (tiga) diantaranya merupakan asesor tingkat nasional.

LPMP Provinsi Kalimantan Barat menawarkan kerjasama kepada dinas pendidikan kabupaten/kota lainnya dalam program penyiapan calon kepala sekolah/madrasah, dimana kami tetap berupaya mencerminkan tekad dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui fasilitasi pelaksanaan Seleksi Akademik Calon Kepala Sekolah/Madrasah di Provinsi Kalimantan Barat.

Minggu, 21 April 2013 22:12

Sosialisasi Kurikulum 2013 di Pontianak

Written by

Pontianak - Setelah sehari sebelumnya melakukan sosialiasi di Kabupaten Sambas, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melaksanakan sosialisasi Kurikulum 2013 di Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (10/3/2013).

Seperti juga di Sambas sosialisasi di Pontianak juga dilakukan bersama anggota Komisi X DPR RI Zulfadhli, dari Fraksi Golkar dan Albert Yaputra dari Fraksi Demokrat.

Dalam sambutannya, Zulfadhli menyatakan dunia pendidikan kita tertinggal dari negara-negara lain sehingga perlu lompatan besar untuk mengejarnya. "Kurikulum S2013 merupakan lompatan besar tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Albert mengatakan, "Kami dari DPR sangat mendukung Kurikukum 2013 ini."  Untuk penerapan, guru-guru harus segera dilatih karena dengan Kurikulum ini daya saing bangsa bisa meningkat.

Dalam paparannya, Mendikbud menjelaskan, hakikat pendidikan adalah memanusiakan manusia. Dan hal itu sudah dinyatakan dalam UU Sisdiknas. Pembentukan sikap (attitude) merupakan kompetensi pertama yang harus diberikan kepada para peserta didik dalam rangka membentuk karakter. Setelah itu kompetensi keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge)."Pengembangan Kurikulum 2013 ditujukan untuk memperbaiki  sikap atau karakter ini,"  ujar Menteri Nuh.

Menurut Mendikbud, memperbaiki pendidikan tidak boleh lepas dari delapan standar pendidikan nasional. Sudah tentu, katanya, perbaikan kurikulum merupakan bagian dari peningkatan delapan standar nasional pendidikan tersebut.  Empat standar di antaranya adalah standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, dan standar evaluasi. "Keempat standar itulah yang sedang diperbaiki dalam  Kurikulum 2013 karena berbicara kurikulum meliputi keempat standar tersebut," kata mantan Menkominfo ini.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Cristiandi Sanjaya, menyambut gembira kehadiran Kurikulum 2013 ini.  "Kurikulum  ini harus segera dilaksanakan karena sangat menekankan pendidikan karakter," ujarnya. Padahal, menurutnya, kondisi masyarakat kita banyak dibebani masalah sosial.

Sanjaya mengungkapkan, hadir dalam sosaliasi ini 500 peserta, terdiri dari guru, kepala sekolah, pengawas dan para kepala dinas pendidikan dan kebudayaan se Kalimantan Barat.

Minggu, 21 April 2013 21:57

1:1 eLearning Classroom

Written by

Pontianak - Acara diawali dengan serah terima Intel CMPC dari Intel kepada LPMP Kalbar dan dilanjutkan dengan menyerahkannya kepada dua kepala sekolah. Dalam acara pembukaan itu, dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Kepala Seksi PSI LPMP Kalbar dan Education Manager Intel Indonesia. Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pontianak mengatakan bahwa diharapkan kedua sekolah yang menerima bantuan ini dapat berhasil menerapkan pembelajaran yang menggunakan CMPC ini.

1:1 e-learning classroom merupakan sebuah program Intel Education untuk mempromosikan penggunaan satu laptop satu siswa. Dalam program ini Siswa menggunakan Intel Classmate PC (CMPC) untuk mendukung proses pembelajaran 1:1 e-learning classroom. CMPC ini dirancang ramah anak (Tahan banting, fitur parent control, bentuk yang menarik). Pada prosesnya, siswa menggunakan CMPC dan Guru dapat menggunakan Laptop / PC yang telah ter-install konsol guru.

Pelatihan ini langsung di fasilitasi oleh Senior Trainer Intel education (Heru Triwiyono), dengan materi hari pertama adalah mengenal CMPC dan Fitur-fiturnya. Dilanjutkan hari kedua merancang pembelajaran yang mengintegrasikan CMPC dilanjutkan dengan simulasi kelas.

Minggu, 21 April 2013 00:00

Temu Ilmiah Perbatasan Tahun 2012

Written by

Pontianak - Pelaksanaan Kegiatan Temu Ilmiah Kepala Sekolah dan Guru Daerah Perbatasan ini memasuki tahun ke-3 yang telah dimulai sejak tahun 2010 sebagai tindak lanjut dari kerjasama antara LPMP Provinsi Kalimantan Barat dengan Jabatan Pelajaran Sarawak. Untuk tahun 2012 ini pesertanya adalah dari jenjang Sekolah Dasar.

Kegiatan Temu Ilmiah ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal   18  s.d. 21 Oktober 2012 yang dilaksanakan di Hotel Gajahmada Pontianak.

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan Temu Ilmiah ini adalah :

Meningkatkan kerjasama dan hubungan yang baik antara kedua belah negara khususnya antara Kepala Sekolah dan Guru di sekolah pada daerah perbatasan Kalimantan Barat, Indonesia dengan Sarawak – Malaysia.
Merupakan wadah saling berbagi pengalaman (Best Practices) dalam bidang pendidikan terutama dalam hal pengelolaan pendidikan, model pembelajaran, media pembelajaran dan lain sebagainya yang selanjutnya dapat diadopsi dan diadaptasi bagi masing-masing negara.
Mengembangkan profesionalisme Kepala Sekolah dan Guru yang ada di kedua belah negara sehingga dapat dikembangkan oleh di setiap sekolah dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas


Kegiatan ini terdiri dari dua rangkaian utama, yakni berbagi pengalaman Best Practices Pengelolaan Sekolah dan Pembelajaran dalam bentuk presentasi dari masing-masing Negara, kegiatan lainnya adalah melakukan kunjungan ke SDN 36 Pontianak Kota dan SDN 20 Pontianak Selatan.

Sasaran dari pelaksanaan Temu Ilmiah Kepala Sekolah dan Guru Daerah Perbatasan ini adalah Kepala Sekolah dan Guru yang ada di Provinsi Kalimantan Barat dan Sarawak Malaysia dengan jumlah peserta seluruhnya 50 orang dengan rincian 25 orang dari Provinsi Kalimantan Barat , Indonesia dan 25 orang dari Sarawak, Malaysia. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala LPMP Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Kepala LPMP Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Dari keseluruhan rangkaian kegiatan ini diharapkan peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang  Pengelolaan Kurikulum dan  Pengelolaan Pembelajaran melaui upaya saling berbagi pengalaman diantara kedua belah pihak, yang selanjutnya hasilnya dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya di lembaga masing-masing

Minggu, 21 April 2013 00:26

Uji Kompetensi Guru (UKG) 2013

Written by

Pontianak - Seperti tahun sebelumnya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) 2013. Uji Kompetensi Guru (UKG) kembali akan dilaksanakan dalam dua model pelaksanaan yaitu Online dan Manual.

Berdasarkan Surat pemberitahuan dari Kepala Badan PSDMPK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Pelaksanaan Ujicoba Uji Kompetensi Guru (UKG) 2013  rencananya akan dilakukan pada 23 s.d. 24 Mei 2013  di semua kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Barat, sedangkan Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru Tahun 2013 akan dilaksanakan pada Tanggal 3 s.d 15 Juni 2013.

 

Adapun tempat pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) adalah di sekolah yang telah ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sebagai Tempat Uji Kompetensi Guru (TUKG). Seluruh peserta yang akan mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) 2013 adalah guru-guru yang belum disertifikasi.

Halaman 30 dari 30