Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (153)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

Tuesday, 20 August 2019 09:33

LPMP Kalimantan Barat Goes To School

Written by

LPMP Kalimantan Barat menyadari penuh bahwa reformasi birokrasi tanpa inovasi kurang berarti. Tanpa inovasi layanan kurang diminati. Bahkan tanpa inovasi layanan tidak banyak yang mengetahui. Menyadari pentingnya inovasi, LPMP Kalimantan melakukan terobosan layanan untuk hadir di lingkungan warga pendidikan. Salah satu program unggulan untuk mendekatkan ke masyarakat yaitu LPMP Kalimantan Barat Goes To School.  

LPMP Kalimantan Barat Goes To School adalah strategi LPMP Kalimantan Barat untuk mengenalkan, mendiseminasikan, mengedukasi, menyosialisasikan seluruh program yang berkaitan dengan kebijakan, peraturan, informasi dan layanan pendidikan. Khususnya dalam bidang penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan.

Percepatan akses dan pemerataan mutu pendidikan harus mudah dilayankan. Inilah semangat kami untuk terus melakukan pendekatan. Salah satunya adalah dengan pengenalan Rumah Belajar (http://www.belajar.kemdikbud.go.id). Rumah Belajar adalah sumber pembelajaran dalam bentuk portal ataupun bisa diakses melalui genggaman (baca : smartphone). Aplikasinya tersedia di Google Play Store.  

Rumah Belajar merupakan salah satu produk Kemdikbud dari berbagai produk yang mudah didapatkan secara gratis. Tanpa membayar tanpa biaya. Kemanfaatannya bisa digunakan untuk pembelajaran mandiri, kelompok dan komunitas. Sebagai media pembelajaran yang akurat bisa juga digunakan untuk mendukung pembelajaran sepanjang hayat.

Mengetahui keunggulan dan kelebihan produk ini, LPMP Kalimantan Barat wajib turut serta menyebarluaskan. Sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus penghormatan kepada masyarakat pendidikan.

Masih dalam nuansa kemeriahan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, LPMP Kalimantan Barat Goes To School dilaksanakan di 2 jenjang satuan pendidikan yang berbeda pada 19 Agustus 2019, yaitu SD Muhammadiyah 2 dan SMA 1 Muhammadiyah Pontianak. Sivitas akademika di dua sekolah ini menyambut dengan gembira. Tak hanya menginstall, tim LPMP Kalimantan Barat yang juga didampingi oleh Duta Rumah Belajar Kalimantan Barat turut memberikan arahan bagaimana cara menggunakan portal dan aplikasi Rumah Belajar dengan benar.

Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd turut hadir sampai akhir. Bahkan kepala LPMP Kalimantan Barat juga berkenan melakukan praktek langsung. Pesan terpenting pemanfaatan teknologi dan informasi dalam pembelajaran adalah menjadikannya sebagai sahabat. Sahabat yang setiap hari dilihat. Sahabat yang setiap hari memberi pengetahuan dan informasi. Sahabat yang setiap hari memberi manfaat. Semakin sering dilihat semakin membuat smart.

Kami baru saja memulai. Inovasi yang kami menurut kami tak harus berhenti di sini. Setiap saat akan kami perbaiki. Menuju lembaga yang berintegritas dan menjalankan reformasi birokrasi sepenuh hati. Yuk…lihat keseruan acara ini di channel Youtube resmi kami. (TimPromas).

Dokumentasi

Pembukaan kegiatan Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bengkayang dengan LPMP Kalimantan Barat dan LPPKS. .
Kegiatan ini dilaksanakan di LPMP Kalimantan Barat dari tanggal 19 s.d 25 Agustus 2019 diikuti oleh kepala sekolah jenjang SD dan SMP Kab. Bengkayang sebanyak 114 orang.

Monday, 05 August 2019 15:41

kegiatan Analisis Data Mutu 2019

Written by

Pontianak - - LPMP Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Analisis Data Mutu pada tanggal 5 sampai dengan 9 Agustus 2019 bertempat di LPMP Kalimantan Barat. Kegiatan ini merupakan rangkaian program penjaminan mutu, dimana sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan Penyusunan Peta Mutu dan Pengolahan Data Mutu pada bulan Juli 2019.

Tujuan pelaksanaan kegiatan Analisis Data Mutu ini yaitu melakukan pengumpulan, pengolahan dan analisis data mutu pendidikan baik dari jenjang sekolah SD, SMP, SMA/SMK dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat.

Peserta kegiatan berjumlah 30 orang yang terdiri dari unsur operator Dapodik Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, serta staf LPMP Kalimantan Barat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd bertempat di ruang Teleconference LPMP Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd menyampaikan bahwa berkaitan dengan tugas LPMP untuk menghasilkan potret mutu pendidikan di Kalimantan Barat, diharapkan melalui tahapan kegiatan pada rangkaian program penjaminan mutu selama 5 hari ini dapat dimaksimalkan mulai dari kelengkapan perolehan data, pengolahan data yang benar sampai kepada penyajian data yang baik melalui executive summary tentang mutu pendidikan di Kalimantan Barat. Peta mutu pendidikan yang dihasilkan nantinya tentu diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan mutu pendidikan, dalam hal ini di Provinsi Kalimantan Barat.

Pelaksanaan kegiatan akan dipandu narasumber yang terdiri dari Kepala LPMP Kalimantan Barat, Kasi PMS serta staf yang potensial. Materi yang akan disampaikan meliputi Kebijakan Penjaminan Mutu Dirjen Dikdasmen, Petunjuk Teknis Pengolahan dan Analisis Data Mutu, Pengumpulan Data Mutu, Pengolahan Data Mutu, Analisis Data Mutu, Finalisasi Laporan Peta Mutu, dan Rencana Tindak Lanjut.

Pontianak,31 Juli 2019 - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) tahun 2019 Angkatan 2 di  7 kabupaten/kota yaitu Kota Pontianak, Kota Singkawang,  Kab. Landak, Kab. Bengkayang, Kab. Sambas, Kab. Melawi dan Kab. Ketapang. Bimtek SPMI ini ditujukan bagi sekolah binaan yang telah di pilih oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota dan Provinsi.
Sebanyak 16 sekolah binaan per kabupaten mengikuti kegiatan Bimtek SPMI ini, yang terdiri dari 8 SD, 5 SMP, 2 SMA dan 1 SMK. Unsur peserta kegiatan Bimtek SPMI ini adalah kepala sekolah, guru dan pengawas pembina, dimana tiap sekolah binaan terdiri dari 1 orang kepala sekolah, 1 orang guru dan 1 orang pengawas pembina.  Sehingga total peserta perkabupaten adalah 48 orang dari 16 sekolah binaan. Selama kegiatan, peserta di fasilitasi oleh 2 (dua) orang fasilitator daerah (fasda) yang telah mendapatkan Bimtek Fasilitator Daerah Tingkat Provinsi di LPMP Kalimantan Barat.
Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Bimtek SPMI ini adalah sekolah binaan dapat mengimplementasikan SPMI agar bisa memenuhi 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan secara bertahap dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Pada bagian SPMI sekolah dibimbing bagaimana memanfaatkan raport mutu untuk pemetaan mutu, perencanaan mutu dan implementasi pemenuhan mutu. Sekolah binaan juga diminta untuk mengisi instrumen kondisi awal 8 SNP untuk mengetahui kondisi awal sekolah binaan sebelum menjalankan program sekolah binaan yang pada akhir program sekolah diminta kembali mengisi instrumen kondisi akhir 8 SNP.  Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juli s.d 1 Agustus 2019 .
 (oktaragni).

 

 

 

Wednesday, 24 July 2019 07:22

VISITASI AKREDITASI DI SMAN 1 JELAI HULU

Written by

Kapuas Hulu/15/07/2019 - LPMP -  SMA Negeri 1 Jelai Hulu Kabupaten Ketapang, sekitar 441 km dari Pontianak arah perbatasan Provinsi Kalimantan Tengah mendapat kehormatan dikunjungi oleh tim asesor dari Badan Akreditasi Provinsi Kalimantan Barat yaitu Jeperis Nahampun, S.Si, M.Pd dan Idham Azwar. Sekitar 50 km dari Tumbang Titi menuju Jelai Hulu jalannya hancur lebur ditempuh dengan waktu 2,5 jam.

Kedatangan asesor disambut oleh Kepala Sekolah dan guru-guru. Visitasi Akreditasi ini berlangsung selama 2 hari mulai hari Senin s/d Selasa ( 15 s.d. 16 Juli 2019). Visitasi diawali dengan adanya temu awal yang dilaksanakan di ruang Guru dihadiri oleh Tim Asesor, Kepala Sekolah dan Jajarannya. Dalam temu awal Kepala Sekolah menjelaskan profil SMA N 1 Jelai Hulu.

SMA Negeri 1 Jelai Hulu didirikan pada tahun 2005 sesuai SK Bupati Kabupaten Ketapang No. 564 Tahun 2005 dan lokasinya di Riam Kota Kec. Jelai Hulu Kabupaten Ketapang. SMA N Jelai Hulu telah dua kali diakreditasi dan tahap ini adalah akreditasi ke-3 kalinya. Nilai akreditasi terakhir tahun 2014 yang lalu dengan Akreditasi B. Meskipun sudah memasuki kali ke 3 proses penilaian Akreditasi, tetapi SMA Negeri 1 Jelai Hulu belum banyak berubah dari tahun ke tahun, terutama Standar Sarana dan Prasarana serta Standar Pendidik dan tenaga Kependidikan.

Kepala SMA Negeri 1 Jelai Hulu, Thomas Didimus, M.MPd mengatakan “Akreditasi ini merupakan penilaian bagi SMA Negeri 1 Jelai Hulu sehingga apa yang sudah kami lakukan dan benahi semampu kami dapat kami teruskan dan lanjutkan dimana yang masih perlu ditingkatkan sesuai dengan harapan sekolah yang unggul, tetapi dengan kemampuan terbatas.” ungkapnya dalam sambutan.

Sementara itu, Idham Azwar sebagai ketua Tim Asesor didampingi anggota Jeperis Nahampun, S.Si, M.Pd menyampaikan dalam sambutannya “Akreditasi merupakan hal penting yang harus dilakukan pemerintah terhadap sekolah untuk menilai sehingga terlihat sejauh mana sekolah mencapai Standar Nasional Pendidikan seperti yang diharapkan. Di samping itu akreditasi juga tentunya meruapakan faktor yang nyata sejauh mana mutu pendidikan di sekolah tersebut, sehingga Pemerintah mengetahui apa yang harus dilakukan untuk peningkatan mutu selanjutnya, paparnya.

Selama dua hari itu tim asesor bekerja memverifikasi data isian akreditasi dengan melihat bukti fisik serta observasi ke dokumen dan wawancara untuk 8 Standar Nasional pendidikan. Dalam kesempatan itu juga, kedua asesor menyambangi kelas untuk melihat kondisi proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Jelai Hulu pada dua kelas yang berbeda selama 2 x 45 menit.

Di akhir kegiatan, diadakan temu akhir dan dalam kesempatan itu Kepala Sekolah menyampaikan apa yang dinilai oleh tim asesor seperti itulah keadaan sebenarnya dan mengharapkan hasil yang diperoleh dapat lebih maksimal dan tim asesor mengatakan merasa senang situasi pelaksanaan visitasi berjalan dengan lancar karena tidak ada hambatan yang terjadi. Selanjutnya diadakan serah terima Berita Acara dan foto bersama. (Jep)