Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (152)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

Pembukaan kegiatan Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bengkayang dengan LPMP Kalimantan Barat dan LPPKS. .
Kegiatan ini dilaksanakan di LPMP Kalimantan Barat dari tanggal 19 s.d 25 Agustus 2019 diikuti oleh kepala sekolah jenjang SD dan SMP Kab. Bengkayang sebanyak 114 orang.

Senin, 05 Agustus 2019 15:41

kegiatan Analisis Data Mutu 2019

Written by

Pontianak - - LPMP Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Analisis Data Mutu pada tanggal 5 sampai dengan 9 Agustus 2019 bertempat di LPMP Kalimantan Barat. Kegiatan ini merupakan rangkaian program penjaminan mutu, dimana sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan Penyusunan Peta Mutu dan Pengolahan Data Mutu pada bulan Juli 2019.

Tujuan pelaksanaan kegiatan Analisis Data Mutu ini yaitu melakukan pengumpulan, pengolahan dan analisis data mutu pendidikan baik dari jenjang sekolah SD, SMP, SMA/SMK dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat.

Peserta kegiatan berjumlah 30 orang yang terdiri dari unsur operator Dapodik Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, serta staf LPMP Kalimantan Barat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd bertempat di ruang Teleconference LPMP Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd menyampaikan bahwa berkaitan dengan tugas LPMP untuk menghasilkan potret mutu pendidikan di Kalimantan Barat, diharapkan melalui tahapan kegiatan pada rangkaian program penjaminan mutu selama 5 hari ini dapat dimaksimalkan mulai dari kelengkapan perolehan data, pengolahan data yang benar sampai kepada penyajian data yang baik melalui executive summary tentang mutu pendidikan di Kalimantan Barat. Peta mutu pendidikan yang dihasilkan nantinya tentu diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan mutu pendidikan, dalam hal ini di Provinsi Kalimantan Barat.

Pelaksanaan kegiatan akan dipandu narasumber yang terdiri dari Kepala LPMP Kalimantan Barat, Kasi PMS serta staf yang potensial. Materi yang akan disampaikan meliputi Kebijakan Penjaminan Mutu Dirjen Dikdasmen, Petunjuk Teknis Pengolahan dan Analisis Data Mutu, Pengumpulan Data Mutu, Pengolahan Data Mutu, Analisis Data Mutu, Finalisasi Laporan Peta Mutu, dan Rencana Tindak Lanjut.

LPMP -- Pada tanggal 29 Juli s.d 1 Agustus 2019 Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) tahun 2019 Angkatan 2 di  7 kabupaten/kota yaitu Kota Pontianak, Kota Singkawang,  Kab. Landak, Kab. Bengkayang, Kab. Sambas, Kab. Melawi dan Kab. Ketapang. Bimtek SPMI ini ditujukan bagi sekolah binaan yang telah di pilih oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota dan Provinsi.
Sebanyak 16 sekolah binaan per kabupaten mengikuti kegiatan Bimtek SPMI ini, yang terdiri dari 8 SD, 5 SMP, 2 SMA dan 1 SMK. Unsur peserta kegiatan Bimtek SPMI ini adalah kepala sekolah, guru dan pengawas pembina, dimana tiap sekolah binaan terdiri dari 1 orang kepala sekolah, 1 orang guru dan 1 orang pengawas pembina.  Sehingga total peserta perkabupaten adalah 48 orang dari 16 sekolah binaan. Selama kegiatan, peserta di fasilitasi oleh 2 (dua) orang fasilitator daerah (fasda) yang telah mendapatkan Bimtek Fasilitator Daerah Tingkat Provinsi di LPMP Kalimantan Barat.
Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Bimtek SPMI ini adalah sekolah binaan dapat mengimplementasikan SPMI agar bisa memenuhi 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan secara bertahap dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Pada bagian SPMI sekolah dibimbing bagaimana memanfaatkan raport mutu untuk pemetaan mutu, perencanaan mutu dan implementasi pemenuhan mutu. Sekolah binaan juga diminta untuk mengisi instrumen kondisi awal 8 SNP untuk mengetahui kondisi awal sekolah binaan sebelum menjalankan program sekolah binaan yang pada akhir program sekolah diminta kembali mengisi instrumen kondisi akhir 8 SNP.  
 (oktaragni).

 

 

 

Rabu, 24 Juli 2019 07:22

VISITASI AKREDITASI DI SMAN 1 JELAI HULU

Written by admin2019

Kapuas Hulu/15/07/2019 - LPMP -  SMA Negeri 1 Jelai Hulu Kabupaten Ketapang, sekitar 441 km dari Pontianak arah perbatasan Provinsi Kalimantan Tengah mendapat kehormatan dikunjungi oleh tim asesor dari Badan Akreditasi Provinsi Kalimantan Barat yaitu Jeperis Nahampun, S.Si, M.Pd dan Idham Azwar. Sekitar 50 km dari Tumbang Titi menuju Jelai Hulu jalannya hancur lebur ditempuh dengan waktu 2,5 jam.

Kedatangan asesor disambut oleh Kepala Sekolah dan guru-guru. Visitasi Akreditasi ini berlangsung selama 2 hari mulai hari Senin s/d Selasa ( 15 s.d. 16 Juli 2019). Visitasi diawali dengan adanya temu awal yang dilaksanakan di ruang Guru dihadiri oleh Tim Asesor, Kepala Sekolah dan Jajarannya. Dalam temu awal Kepala Sekolah menjelaskan profil SMA N 1 Jelai Hulu.

SMA Negeri 1 Jelai Hulu didirikan pada tahun 2005 sesuai SK Bupati Kabupaten Ketapang No. 564 Tahun 2005 dan lokasinya di Riam Kota Kec. Jelai Hulu Kabupaten Ketapang. SMA N Jelai Hulu telah dua kali diakreditasi dan tahap ini adalah akreditasi ke-3 kalinya. Nilai akreditasi terakhir tahun 2014 yang lalu dengan Akreditasi B. Meskipun sudah memasuki kali ke 3 proses penilaian Akreditasi, tetapi SMA Negeri 1 Jelai Hulu belum banyak berubah dari tahun ke tahun, terutama Standar Sarana dan Prasarana serta Standar Pendidik dan tenaga Kependidikan.

Kepala SMA Negeri 1 Jelai Hulu, Thomas Didimus, M.MPd mengatakan “Akreditasi ini merupakan penilaian bagi SMA Negeri 1 Jelai Hulu sehingga apa yang sudah kami lakukan dan benahi semampu kami dapat kami teruskan dan lanjutkan dimana yang masih perlu ditingkatkan sesuai dengan harapan sekolah yang unggul, tetapi dengan kemampuan terbatas.” ungkapnya dalam sambutan.

Sementara itu, Idham Azwar sebagai ketua Tim Asesor didampingi anggota Jeperis Nahampun, S.Si, M.Pd menyampaikan dalam sambutannya “Akreditasi merupakan hal penting yang harus dilakukan pemerintah terhadap sekolah untuk menilai sehingga terlihat sejauh mana sekolah mencapai Standar Nasional Pendidikan seperti yang diharapkan. Di samping itu akreditasi juga tentunya meruapakan faktor yang nyata sejauh mana mutu pendidikan di sekolah tersebut, sehingga Pemerintah mengetahui apa yang harus dilakukan untuk peningkatan mutu selanjutnya, paparnya.

Selama dua hari itu tim asesor bekerja memverifikasi data isian akreditasi dengan melihat bukti fisik serta observasi ke dokumen dan wawancara untuk 8 Standar Nasional pendidikan. Dalam kesempatan itu juga, kedua asesor menyambangi kelas untuk melihat kondisi proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Jelai Hulu pada dua kelas yang berbeda selama 2 x 45 menit.

Di akhir kegiatan, diadakan temu akhir dan dalam kesempatan itu Kepala Sekolah menyampaikan apa yang dinilai oleh tim asesor seperti itulah keadaan sebenarnya dan mengharapkan hasil yang diperoleh dapat lebih maksimal dan tim asesor mengatakan merasa senang situasi pelaksanaan visitasi berjalan dengan lancar karena tidak ada hambatan yang terjadi. Selanjutnya diadakan serah terima Berita Acara dan foto bersama. (Jep)

SINTANG – SMP Negeri 3 Sintang mendapat kesempatan di kunjungi Kepala LPMP Kalbar Aristo Rahardi, Rabu (24/7/2019).

Dalam kunjungan kerja ini untuk menyapa langsung unsur Pendidikan di Kabupaten Sintang, dan melihat pelaksanaan Lorong Pintar Berkarkter yang di prakarsai oleh Kabid Pembina SMP Kabupaten Sintang, Ernawati, S.Pd, MM yang menjadi branded inovasi dan masuk dalam daftar.

Pada kesempatan berbahagia ini pula Kepala LPMP bisa bertemu dengan Duta Rumah Belajar Kalbar 2018, Rufina Sekunda, S.Pd, yang mana Kepala LPMP Kalbar merekomendasikan agar Pustekom Kemdikbud dapat datang langsung menyapa guru-guru di timur Kalimantan Barat ini.

Hadir kepala sekolah berprestasi di kabupaten Sintang yaitu SMPN 4 Dedai sebagai sekolah Sehat Nasional, SMPN 3 Dedai sebagai sekolah Literasi, SMPN 3 Tebelian sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, dan SMPN 3 Sintang sebagai sekolah yang telah menerapkan Lorong Pintar Berkarakter.

Aristo Rahardi menyampaikan bahwa dirinya sangat apresiatif terhadap keberadaan Lorong Pintar Berkarakter, dimana ia percaya bisa menjadi sumber Belajar.

Berharap Lorong Pintar Berkarakter dan Rumah Belajar Kemdikbud bias menjadi sumber Belajar. Guru ke 3 bagi siswa-siswi di Kabuapten Sintang.

SMPN 4 Sintang, SMPN 3 Sintang, SMPN 3 Dedai, SMPN 4 Dedai, dan SMPN 3 Sungai Tebelian bisa menjadi sekolah unggulan yang memiliki Ciri khas agar pemerataan mutu Pendidikan dan paradigma sekolah favorit karena nilai akdemik siswa pelan-pelan terganti dengan sekolah unggulan yang memiliki ciri khas. (betangrayapost.com)