Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (145)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

LPMP Kalimantan Barat melaksanakan Kegiatan Bimbingan Teknis Supervisi Tingkat Kabupaten/Kota Angkatan I selama 4 (empat) hari dari tanggal 12 s.d. 15 Juni 2019 di LPMP Kalimantan Barat. Kegiatan bimbingan teknis ini merupakan rangkaian program kegiatan supervisi mutu di tahun 2019, yang sebelumnya sudah didahului dengan dilaksanakannya Penyusunan Bahan Supervisi Penjaminan Mutu Pendidikan pada tanggal 25 sampai dengan 27 April 2019, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Bimbingan Teknik Supervisi Tingkat Provinsi pada tanggal 2 sampai dengan 5 Mei 2019. Untuk kegiatan Bimbingan Teknis Supervisi Tingkat Kabupaten/Kota ini direncanakan akan dilaksanakan dalam 3 angkatan.

Adapun tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan ini yaitu untuk memberikan bimbingan teknis mengenai supervisi mutu pendidikan dan sekaligus menyiapkan pengawas sekolah untuk melakukan supervisi pelaksanaan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) termasuk pelaksanaan program PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) dan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah binaannya.

Sasaran peserta dari kegiatan bimbingan teknis angkatan I ini adalah sebanyak 160 peserta, yang keseluruhannya merupakan Pengawas Sekolah yang berasal dari 5 kabupaten yaitu Ketapang, Sambas, Sintang, Landak dan Kayong Utara.

Kegiatan dibuka oleh Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd yang didampingi pejabat struktural di lingkungan LPMP Kalimantan Barat yaitu Kurniadi, SE, MM selaku Kasubbag Umum, Dra. Dwi Karyani, M.Pd selaku Kasi Pemetaan Mutu dan Supervisi, dan Drs. Abdi Tauhid, MM selaku Kasi Sistem Informasi.

Program Supervisi Mutu merupakan sebuah proses dalam upaya mengawal peningkatan mutu pada satuan pendidikan yang nantinya akan dilaksanakan oleh LPMP bersama dengan Pengawas Sekolah di seluruh satuan pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2019 ini. (UDewi)

Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Binaan tahun 2019 untuk angkatan 2 yaitu untuk jenjang SMP telah dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat pada hari Jum’at tanggal 24 Mei 2019 sampai dengan tanggal 26 Mei 2019.
Sebanyak 70 sekolah binaan jenjang SMP dari 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat mengikuti kegiatan ini, dimana masing-masing sekolah mengirimkan kepala sekolah dan bendara sekolah. Selain kepala sekolah dan bendahara sekolah, kegiatan ini juga diikuti olek Kasi Kurikulum Jenjang SMP dari masing-masing kabupaten/kota. Jumlah keseluruhan peserta berjumlah 154 orang.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan sekolah binaan sebagai sekolah penerima dana bantuan pemerintah tersebut dapat memahami tentang program sekolah binaan dalam mengimpelementasikan penjaminan mutu pendidikan, mekanisme kegiatan pendampingan yang akan dilakukan dan mengetahui pengelolaan dana yang akan diterima dan bagaimana mempertanggungjawabkan kegiatan dan anggaran pendampingan. (oktaragni)

Pontianak - Dalam rangka pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan di Satuan Pendidikan, LPMP Kalimantan Barat hari ini melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Daerah Sekolah Binaan tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
. Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah agar fasilitator daerah dapat memahami peran dan fungsinya dalam upaya memfasilitasi sekolah binaan untuk menerapkan sistem penjaminan mutu pendidikan di masing-masing sekolah binaan. Kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 56 orang yang terdiri dari unsur pengawas sekolah provinsi/kabupaten/kota, widyaiswara dan staf LPMP Kalimantan Barat. .
Kegiatan yang di laksanakan di LPMP Kalimantan Barat ini akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 20 s.d 23 Mei 2019.

Pontianak -Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat pada hari Senin tanggal 20 Mei 2019 sampai dengan tanggal 22 Mei 2019 melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Binaan tahun 2019 untuk angkatan 1 yaitu untuk jenjang SD. Sebanyak 56 sekolah binaan jenjang SD dari 7  Kabupaten/Kota yaitu dari Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak dan Kota Singkawang mengikuti kegiatan ini, dimana masing-masing sekolah mengirimkan kepala sekolah dan bendara sekolah. Selain kepala sekolah dan bendahara sekolah, kegiatan ini juga diikuti olek Kasi Kurikulum Jenjang SD dari masing-masing kabupaten/kota. Jumlah keseluruhan peserta berjumlah 119 orang. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan sekolah binaan sebagai sekolah penerima dana bantuan pemerintah tersebut dapat memahami tentang program sekolah binaan dalam mengimpelementasikan penjaminan mutu pendidikan, mekanisme kegiatan pendampingan yang akan dilakukan dan mengetahui pengelolaan dana yang akan diterima dan bagaimana mempertanggungjawabkan kegiatan dan anggaran pendampingan. (oktaragni)

 

 

 

 

 

Pontianak - LPMP Kalimantan Barat mengadakan kegiatan Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal dengan pemerintah terkait penerapan sistem penjaminan mutu internal maupun eksternal di tingkat satuan pendidikan melalui sekolah model dan sistem pengimbasannya.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk
1. menyamakan persepsi antara LPMP Kalimantan Barat dengan pemerintah daerah berkenaan dengan kebijakan pengembangan sekolah model serta pola pengimbasannya.
2. Menjalin kerjasama dan kesepahaman dalam memfasilitassi satuan pendidikan untuk mengimplementasikan SPMI dalam upaya pemenuhan 8 SNP.
3. Membentuk sekretariat Tim Penjaminan Mutu Daerah (TPMPD) dalam rangka sinergisitas mutu pendidikan didaerah masing-masing.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala LPMP Kalimantan Barat, Bpk. Drs. Aristo Rahadi, M.Pd di Hotel Gajahmada Pontianak. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 15 s.d 17 Mei 2019.
Hari kedua kegiatan Sosialisasi SPMI kepada Pemerintah Daerah di Hotel Gajahmada, peserta mendapatkan penjelasan teknis terkait tahapan yang akan di lakukan oleh sekolah binaan dan pemerintah daerah terkait kegiatan SPMI dan SPME. .
Kasi Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidikan LPMP Kalimantan Barat, Iwan Kurniawan, S.Si, M.Si menjelaskan sekolah binaan akan melakukan 3 kali pendampingan dengan dana bantuan pemerintah yang didapat masing-masing sekolah binaan
.
Pendampingan pertama, sekolah akan melakukan Bimtek SPMI selama 4 hari. Untuk pendampingan kedua, dilakukan selama dua hari terkait pemenuhan 8 SNP, sedangkan pendampingan ketiga terkait bagaimana sekolah binaan dapat memunculkan program unggulan sekolah yang disebut program kekhasan.

Kegiatan sosialisasi SPMI ini di tutup dengan pembahasan naskah kesepakatan antara LPMP Kalimantan Barat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota terkait pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal di wilayahnya masing-masing.

Untuk mendukung pelaksanaan Sekolah Binaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota akan : Berupaya mengalokasikan anggaran untuk mendukung tahapan pelaksanaan program Sekolah Binaan.Mensinergikan Program yang telah tertuang di Program Tahun 2019 untuk diarahkan/memprioritaskan ke Sekolah Binaan.       Sekolah binaan akan dievaluasi setiap tahunnya untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari pelaksanaan program dan mengetahui capaian mutu yang telah dicapai pada Sekolah Binaan tersebut, dan apabila menunjukkan kinerja yang kurang baik dapat diganti dengan sekolah lainnya.