Putussibau - Diawal tahun 2013 tepatnya pada tanggal 18 - 22 Februari 2013, LPMP Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan diklat Manajemen Kepala Sekolah. Langkah awal ini merupakan perwujudan komitmen LPMP dalam rangka peningkatan kompetensi Kepala sekolah khususnya di Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini diharapkan akan memberikan pembekalan dan kesiapan mental Kepala Sekolah untuk menjadi pimpinan pada satuan pendidikan yang handal.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kapuas Hulu yang diwakili oleh Assisten Administrasi umum BKD Kabupaten Kapuas Hulu Ibu Endang Yohana, SH, dan dihadiri oleh Pejabat struktural LPMP Provinsi Kalimantan Barat. Dalam sambutannya beliau mengatakan, pendidikan dan pelatihan manajemen Kepala sekolah ini sebagai salah satu upaya menjawab dan sekaligus solusi terhadap peningkatan kemampuan manajerial di sekolah. Maka tidaklah berlebihan jika diklat manajemen Kepala Sekolah ini mampu menjadi titik tolak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kapuas Hulu,” ujarnya. Ibu Endang juga menambahkan, dengan diadakannya peningkatan kompetensi secara signifikan pada keseluruhan PNS dan praktisi dunia pendidikan di Kabupaten Kapuas Hulu, akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten tersebut. Beliau juga berharap kerjasama dengan LPMP Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia bagi pendidik dan tenaga kependidikan khususnya di kabupaten Kapuas Hulu tidak berhenti sampai disini saja, kerjasama seperti ini masih harus tetap dilaksanakan secara berkesinambungan mengingat peran strategis LPMP didaerah Kalbar terutama didunia pendidikan sangat berarti dan diharapkan keberadaannya.

Pada kesempatan itu pula Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Drs. Suhartono Arham, M.Si memberikan materi Kebijakan Kementerian Pendidikan tentang kurikulum tahun 2013, dalam paparannya Kepala LPMP menyatakan “bahwa kurikulum 2013 merupakan amanat pemerintah yang harus dilaksanakan dan didukung sepenuhnya oleh semua pemangku kepentingan kependidikan, sebab Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan bagian dari strategi meningkatkan mutu pendidikan. Kurikulum 2013 disusun menggunakan basis sains dan lebih menekankan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara seimbang. Materi ajar dikembangkan dari kompetensi lulusan yang akan dihasilkan. Sistem belajarnya juga dengan cara mengembangkan pola pikir kritis anak yang holistik dan menyenangkan dengan metode observasi dan membiasakan siswa untuk bertanya. Kehadiran kurikulum baru diharapkan membawa harapan pada pelaku pendidikan, guru, dan siswa. Kurikulum 2013 harus lebih menghargai guru dan siswa. Guru harus diberi ruang gerak untuk mengembangkan keilmuan dan kreativitasnya dalam mengelola pembelajaran,” ujarnya.

Diklat yang diikuti oleh 40 (empat puluh) orang Kepala Sekolah pada setiap jenjang satuan pendidikan (SD, SMP dan SMA) yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu dengan rincian Kepala Sekolah Sekolah Dasar (SD) 20 orang, Kepala Sekolah SMP 18 orang, dan Kepala Sekolah SMA 2 orang. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan tatap muka yang diselenggarakan dalam bentuk diklat dengan pola 50 jam Pelajaran (JP) @ 45 menit dengan durasi waktu 5 hari. Peserta diklat mendapat pelatihan dari BKD Kabupaten Kapuas Hulu, Widyaiswara serta Pejabat Struktural LPMP Provinsi Kalbar. Sumber pembiayaan dalam pelaksanaan diklat ini di bebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2013 dan bekerjasama dengan LPMP Provinsi Kalimantan Barat yang berdasarkan MOU LPMP Provinsi Kalimantan Barat dan BKD Kabupaten Kapuas Hulu Nomor : 893.3/235/BKD/2P-B dan Nomor : 178/J36/LL/2013.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Kabupaten Kapuas Hulu tepatnya di gedung Korpri dan Graha Abdi Praja Jl. Rahadi Usman No. 27 Putussibau, dari tanggal 18 s.d 22 Februari 2013. Hasil Diklat Manajemen Kepala Sekolah dari SD, SMP, dan SMA tahun 2013 ini secara langsung akan dapat memberikan kontribusi, komitmen dan pikiran pada paradigma baru dalam penugasan/pengangkatan kepala sekolah serta adanya upaya penguatan kapasitas dan kompetensi Kepala sekolah. Adapun Tujuan diadakannya kegiatan Diklat Manajemen Kepala Sekolah Tahun 2013 ini adalah :

  1. Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Kepala Sekolah dalam bidang supervisi akademik, pengelolaan keuangan, pengelolaan ketatausahaan;
  2. Meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam menciptakan pendidikan berkarakter dan budaya sekolah;
  3. Meningkatkan pengetahuan Kepala Sekolah terhadap kepemimpinan dalam satuan pendidikan;
  4. Meningkatkan pengetahuan kepala sekolah dalam penilaian kinerja guru.

Alhamdulillah Kegiatan Diklat Manajemen Kepala sekolah kerjasama LPMP Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dapat terselenggara dengan baik dan lancar tanpa ada halangan yang berarti, melalui kegiatan ini mudah-mudahan dapat mencetak kepala sekolah yang profesional dan berkualitas, yakni kepala sekolah yang memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial yang baik, serta mampu mengelola dan mengembangkan sekolah secara optimal sebagai upaya peningkatan mutu untuk mencapai standar nasional pendidikan khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat, sehingga kemampuan dalam bidang manajemen sekolah semakin baik yang pada akhirnya diharapkan pada peningkatan mutu dan kualitas sekolah secara keseluruhan. Baik dari aspek kualitas prasaranan sekolah, kualitas tenaga didik maupun kualitas peserta didik.

Published in Penjaminan Mutu
Minggu, 21 April 2013 00:00

Temu Ilmiah Perbatasan Tahun 2012

Pontianak - Pelaksanaan Kegiatan Temu Ilmiah Kepala Sekolah dan Guru Daerah Perbatasan ini memasuki tahun ke-3 yang telah dimulai sejak tahun 2010 sebagai tindak lanjut dari kerjasama antara LPMP Provinsi Kalimantan Barat dengan Jabatan Pelajaran Sarawak. Untuk tahun 2012 ini pesertanya adalah dari jenjang Sekolah Dasar.

Kegiatan Temu Ilmiah ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal   18  s.d. 21 Oktober 2012 yang dilaksanakan di Hotel Gajahmada Pontianak.

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan Temu Ilmiah ini adalah :

Meningkatkan kerjasama dan hubungan yang baik antara kedua belah negara khususnya antara Kepala Sekolah dan Guru di sekolah pada daerah perbatasan Kalimantan Barat, Indonesia dengan Sarawak – Malaysia.
Merupakan wadah saling berbagi pengalaman (Best Practices) dalam bidang pendidikan terutama dalam hal pengelolaan pendidikan, model pembelajaran, media pembelajaran dan lain sebagainya yang selanjutnya dapat diadopsi dan diadaptasi bagi masing-masing negara.
Mengembangkan profesionalisme Kepala Sekolah dan Guru yang ada di kedua belah negara sehingga dapat dikembangkan oleh di setiap sekolah dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas


Kegiatan ini terdiri dari dua rangkaian utama, yakni berbagi pengalaman Best Practices Pengelolaan Sekolah dan Pembelajaran dalam bentuk presentasi dari masing-masing Negara, kegiatan lainnya adalah melakukan kunjungan ke SDN 36 Pontianak Kota dan SDN 20 Pontianak Selatan.

Sasaran dari pelaksanaan Temu Ilmiah Kepala Sekolah dan Guru Daerah Perbatasan ini adalah Kepala Sekolah dan Guru yang ada di Provinsi Kalimantan Barat dan Sarawak Malaysia dengan jumlah peserta seluruhnya 50 orang dengan rincian 25 orang dari Provinsi Kalimantan Barat , Indonesia dan 25 orang dari Sarawak, Malaysia. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala LPMP Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Kepala LPMP Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Dari keseluruhan rangkaian kegiatan ini diharapkan peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang  Pengelolaan Kurikulum dan  Pengelolaan Pembelajaran melaui upaya saling berbagi pengalaman diantara kedua belah pihak, yang selanjutnya hasilnya dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya di lembaga masing-masing

Published in Penjaminan Mutu