Pontianak,01/10/2019 - LPMP Kalbar - Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs Asep Sukmayadi, S.Ip, M.Si memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019 di halaman kantor LPMP Kalimantan Barat. Hadir dalam upacara ini para pejabat Eselon IV, pejabat fungsional, seluruh pegawai, dan tenaga kontrak.


Tahun ini peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengusung tema “Pancasila Sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia”. Prosesi upacara dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diawali dengan penghormatan umum kepada Pembina Upacara kemudian laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara, dan diakhiri pembacaan doa selanjutnya upacara selesai.

Sebelum meninggalkan tempat upacara, Kepala LPMP Kalimantan Barat melaksanakan sesi foto bersama seluruh pegawai
*Bersama Kita Bisa*

Album Foto  Video

Published in LPMP Inside
Rabu, 25 September 2019 09:10

Jadwal UN Tahun Pelajaran 2019/2020

Published in Pengumuman

Pontianak,19/9/2019 - LPMP Kalbar - Sekolah Binaan adalah sekolah yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota) dan pembinaannya dilaksanakan secara bersama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat. Sekolah Binaan merupakan acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam upaya pemenuhan mutu 8 (delapan) SNP melalui penerapan penjaminan mutu pendidikan. Pelaksanaan program sekolah binaan dilakukan dengan memberikan bantuan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan dan melibatkan pemerintah daerah melalui Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Daerah (TPMPD).

Jumlah Sekolah binaan di Provinsi Kalimantan Barat 224 sekolah yang berada di 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Setiap Kabupaten/Kota memiliki 16 sekolah binaan yang terdiri dari 8 SD, 5 SMP, 2 SMA dan 1 SMK. Sekolah Binaan memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada 5 (lima) sekolah di sekitarnya. Sekolah yang diimbaskan ini selanjutnya disebut dengan sekolah imbas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota diberi keleluasaan untuk menambah sasaran Sekolah Binaan melalui pola yang sama dengan biaya dari pemerintah daerah (APBD).

Fasilitator Daerah (Fasda) melakukan pendampingan ke sekolah binaan sebanyak 3 kali. Pada bulan Juli – Agustus telah dilakukan pendampingan pertama di tiap Kabupaten/Kota dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan sekolah dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu internal (SPMI). Pada bulan September dilaksanakan pendampingan kedua di sekolah binaan, yang memberikan penguatan kepada sekolah dalam melaksanakan maupun memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan. Kegiatan pendampingan diikuti oleh  pengawas, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan lain, serta orang tua/komite sekolah binaan dan perwakilan sekolah imbas. Pendampingan ketiga akan dilaksanakan pada bulan November difokuskan pada pemberian penguatan kepada Sekolah Binaan dalam hal pengembangan program kekhasan atau kekhususan yang dilaksanakan oleh sekolah.

 

Published in Penjaminan Mutu
Rabu, 18 September 2019 11:25

Galeri Medsos

Published in Album
Jumat, 13 September 2019 14:42

Pisah Sambut Kepala LPMP Kalimantan Barat

Bertempat di Auditorium Ki Hadjar Dewantara LPMP Kalimantan Barat dilaksanakan acara pisah sambut Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd dan Kasi FPMP, Iwan Kurniawan, S.Si, M.Si dan dihadiri pejabat struktural dan seluruh pegawai. .
Acara diawali dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan Pejabat Struktural dan Pegawai LPMP Kalimantan Barat, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan yang diiringi dengan video profil Bapak Drs. Aristo Rahadi, M.Pd dan Bapak Iwan Kurniawan, S.Si, M.Si selama memimpin LPMP Kalimantan Barat
 
Adapun inti dari acara ini melepas Bapak Drs. Aristo Rahadi, M.Pd dari Kepala LPMP Kalimantan Barat yang dilantik menjadi Pejabat Fungsional PTP dan Bapak Iwan Kurniawan, S.Si, M.Si dari Kasi FPMP LPMP Kalimantan Barat dilantik menjadi Kepala LPMP Banten serta menyambut Bapak Asep Sukmayadi, S.Ip, M.Si sebagai Kepala LPMP Kalimantan Barat.

Selanjutnya, masing-masing Pejabat dan Pegawai memberikan kenang kenangan dan berfoto bersama kepada Bapak Drs. Aristo Rahadi, M.Pd dan Bapak Iwan Kurniawan, S.Si, M.Si . Kepala LPMP Kalimantan Barat, Asep Sukmayadi, S.Ip, M.Si memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh pegawai, kemudian kegiatan diakhiri dengan ramah-tamah, bersalam-salaman antar Pejabat dan Pegawai, saling mengucap terima kasih dan sampai bertemu kembali.

Album Pisah sambut

 

Published in LPMP Inside

Berdasarkan Surat Dirjen GTK No. 7327/B.B3/GT/2019 perihal Persiapan Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan tahun 2020 dapat kami sampaikan sebagai berikut :

 

 

Published in Pengumuman

Jakarta, Kemendikbud --- Dalam diskusi kelompok terpumpun (DKT) Gerakan Literasi Nasional (GLN) Tahun 2019, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa ruh dari semua gerakan pendidikan adalah literasi. Guru Besar Universitas Negeri Malang itu mengingatkan agar makna literasi jangan direduksi sekadar membaca buku saja.

"Padahal literasi itu tidak hanya membaca buku saja. Melalui membaca itu kemudian seseorang memiliki perspektif baru. Kemudian dia juga membuat karya. Proses itu terjadi terus menerus sepanjang hayat," diungkapkan Menteri Muhadjir Effendy di depan para peserta Diskusi Kelompok Terpumpun GLN Tahun 2019 di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Mendikbud berharap agar program literasi yang dijalankan dapat tertanam dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. "Bagaimana menanamkan sikap positif gemar membaca, gemar menulis, gemar berimajinasi, itu yang harus kita dorong. Terutama termasuk para guru, tutor, bahkan kepada para tokoh masyarakat. Menyadarkan mereka tentang betapa pentingnya literasi itu", ungkap Muhadjir.

Guru hendaknya dapat membimbing dan merangsang siswa untuk berkreasi dari referensi yang dibacanya. Tidak sekadar mewajibkan untuk membaca buku saja, tetapi memantik diskusi sehat yang melatih daya kritis dan kemampuan berkomunikasi.

"Gerakan literasi itu harus bisa merangsang anak untuk berimajinasi terhadap apa yang dia baca. Kemudian dia mengekspresikan mengenai apa yang dia baca. Kemudian dia bisa membuat karya yang lain dari apa yang sudah dibacanya tadi," jelas Muhadjir.

"Sekarang anak-anak bisa mendapatkan informasi, pengetahuan dari mana saja. Dari internet, makanya guru jangan terpaku literasi itu membaca buku saja," tambah Mendikbud.

Pada peta jalan GLN 2016—2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan enam literasi dasar yang wajib dikembangkan melalui tripusat pendidikan (sekolah, keluarga, dan masyarakat). Di antaranya literasi bahasa, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial serta literasi budaya dan kewarganegaraan.

Diskusi yang diselenggarakan Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan ini bertujuan untuk membangun sinergi dalam mengembangkan dan memperkuat Gerakan Literasi Nasional di Indonesia yang dilakukan oleh berbagai kementerian dan lembaga serta masyarakat.

Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Dadang Sunendar berharap diskusi dapat merumuskan rekomendasi agenda bersama lintas kementerian dan lembaga serta masyarakat dalam rangka penguatan kerja sama, pemberdayaan pegiat literasi dan fasilitasi kegiatan GLN.

Terdapat lima tema dalam DKT GLN Tahun 2019, yaitu: Peta Jalan GLN Tahun 2019—2024, Rancangan pembuatan Peraturan Presiden (Perpres)/Instruksi Presiden (Inpres) tentang GLN, Praktik/Aksi Baik GLN, Literasi Digital, dan Literasi Numerasi.

"Mendatang, kita akan coba fokus pada dua literasi, yaitu literasi digital dan literasi numerasi," kata Dadang Sunendar.

Published in Warta Pendidikan

Pontianak - Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Prov. Kalbar Tahun 2019 berlangsung pada tanggal 19-24 Agustus 2019 di Lapangan Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak.
GSI SMP Prov. Kalbar diikuti oleh 7 kabupaten di Provinsi  Kalimantan Barat meliputi Kab. Kubu Raya, Kab. Landak, Kab. Bengkayang, Kab. Sintang, Kab. Kapuas Hulu, Kab. Ketapang dan Kab. Sambas. Dalam pertandingan finalnya turut disaksikan oleh Bupati Sambas,  Bupati KKR dan Kepala LPMP Kalimantan Barat,  Pemenang dalam GSI SMP Provinsi  Kalimantan Barat adalah Juara Pertama Kab. Kubu Raya, Juara kedua Kab. Sambas, Juara ketiga Kab. Ketapang dan Juara keempat Kab. Kapuas Hulu. Penyerahan hadiah secara simbolis   Juara 1 oleh Bupati Sambas, juara 2 oleh Bupati KKR, juara 3 Kep. LPMP dan juara 4 oleh Ketua Asosiasi Propinsi PSSI Kalimantan Barat .

 

 

Published in Warta Pendidikan
Halaman 1 dari 3