Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (143)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

Sabtu, 21 September 2019 09:49

Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sambas 2019

Written by

Sambas - LPMP Kalimantan Barat  dengan LPPKS Solo beserta Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas berkerjasama melaksanakan Diklat Penguatan Kepala Sekolah Kabupaten Sambas di Kabupaten Sambas. Kegiatan ini merupakan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas Dalam menginplementasilan Permendikbud N0. 6 Tahun 2018 Tentang Penugasa Guru Sebagai Kepala Sekolah. Diklat ini sepenuhnya di biayai dari dana APBD Kabupaten Sambas Tahun 2019.

Diklat di buka tanggal 16 September 2019 di Aula Hotel Pantura Jaya Sambas dihadiri oleh Kasi Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidikan (FPMP) LPMP Kalimantan Barat Ibu Suprapti, S.Pd, M.Pd. Dalam arahannya Ibu  Suprapti, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa Diklat ini penting diadakan dalam rangka memberikan pembekalan kepada Kepala Sekolah agar Kepala Sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai Manajer Sekolah Benar secara administrasi dan Baik dalam hal Implementasi sehingga mencipatakan sekolah yang unggul dan memenuhi Standar Nasional Pendidikan dapat diwujudkan.

Selanjutnya kegiatan di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas Drs. H. Sabhan, M.Pd, dalam arahannya bapak Kepala Dinas Menyampaikan agar peserta diklat mengikuti kegiatan Ini dengan baik dan disiplin, dan beliau akan melakukan sidak ke sekolah – sekolah dalam jangka waktu dekat, bagi kepala sekolah yang ditemukan tidak melaksanakan proses pembelajaran dengan baik maka akan ada sanksi disiplin yang akan diberikan. Hal ini dilakukan dalam rangka mengawal mutu pendidikan di Kabupaten Sambas tetap Baik.

Kegiatan juga di hadiri oleh supervisor dari LPPKS Solo ibu Ana Susanti,M.Pd, beliau sangat terkesan dengan pengelolaan kegiatan yang baik oleh Pemda Sambas hal ini di tunjukkan dengan ruang kelas yang Representatif, makanan peserta dan pengajar yang baik dan yang paling penting dari kesan beliau adalah Modul Diklat yang dicetak dengan kualitas baik sehingga menunjang dan memudahkan peserta dalam mengikuti proses diklat yang dilangsungkan.

Pada hari Sabtu 21 September 2019 pukul 09.00 Wib, kegiatan Dikat penguatan kepala sekolah di Kabupaten Sambas dihadiri oleh Bapak Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc. Dalam arahan bapak H. Atbah Romin Suhaili, Lc menyampaikan pentingnya Kepala Sekolah memberikan tauldan.

Karena menurut data yang di sampaikan oleh beliau di Kabupaten Sambas saat ini sedang terjadi degradasi moral. Hal yang menjadi sorotan beliau adalah Penggunaan Narkoba dan perilaku Cabul (pornografi). Untuk itu Kepala Sekolah Harus menjadi garda terdepan dalam hal memberikan teladan dan contoh yang baik. Beliau mengingatkan jangan sampai kepala sekolah terlibat dalam hal – hal kasus penyimpangan perilaku.

 

Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc mengapresiasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas yang berada di urutan ke – 5 di Propinsi Kalimantan Barat yang selanjutnya akan terus ditingkatkan dengan penggunaan Neraca Pendidikan Daerah dengan mewujudkan program yang tepat sasaran.

Pontianak - LPMP Kalbar - Sekolah Binaan adalah sekolah yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota) dan pembinaannya dilaksanakan secara bersama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat. Sekolah Binaan merupakan acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam upaya pemenuhan mutu 8 (delapan) SNP melalui penerapan penjaminan mutu pendidikan. Pelaksanaan program sekolah binaan dilakukan dengan memberikan bantuan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan dan melibatkan pemerintah daerah melalui Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Daerah (TPMPD).

Jumlah Sekolah binaan di Provinsi Kalimantan Barat 224 sekolah yang berada di 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Setiap Kabupaten/Kota memiliki 16 sekolah binaan yang terdiri dari 8 SD, 5 SMP, 2 SMA dan 1 SMK. Sekolah Binaan memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada 5 (lima) sekolah di sekitarnya. Sekolah yang diimbaskan ini selanjutnya disebut dengan sekolah imbas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota diberi keleluasaan untuk menambah sasaran Sekolah Binaan melalui pola yang sama dengan biaya dari pemerintah daerah (APBD).

Fasilitator Daerah (Fasda) melakukan pendampingan ke sekolah binaan sebanyak 3 kali. Pada bulan Juli – Agustus telah dilakukan pendampingan pertama di tiap Kabupaten/Kota dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan sekolah dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu internal (SPMI). Pada bulan September dilaksanakan pendampingan kedua di sekolah binaan, yang memberikan penguatan kepada sekolah dalam melaksanakan maupun memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan. Kegiatan pendampingan diikuti oleh  pengawas, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan lain, serta orang tua/komite sekolah binaan dan perwakilan sekolah imbas. Pendampingan ketiga akan dilaksanakan pada bulan November difokuskan pada pemberian penguatan kepada Sekolah Binaan dalam hal pengembangan program kekhasan atau kekhususan yang dilaksanakan oleh sekolah.

 

Singkawang - LPMP Kalbar -Pemerintah Kota Singkawang bekerja sama dengan LPMP Kalimantan Barat, dan LPPKS Indonesia mengadakan kegiatan “Seleksi Substansi  Calon Kepala Sekolah Kota Singkawang untuk Jenjang SD dan SMP”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang pada tanggal 18 s/d 20 September 2019. Kegiatan seleksi Substansi ini diikuti oleh guru-guru yang mempunyai potensi dan telah lulus dari seleksi administrasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang berjumlah 41 (empat puluh satu) guru jenjang SD dan SMP.

Tujuan dilaksanakannya Seleksi substansi Calon Kepala Sekolah ini adalah: Mendapatkan calon kepala sekolah yang memiliki rekomendasi profesional tentang penguasaan lima kompetensi kepala sekolah/madrasah dan pengembangan keprofesian dari kepala sekolah/ madrasah dan pengawas sekolah/madrasah; Mendapatkan calon kepala sekolah yang memiliki potensi kepemimpinan yang baik; Menilai pengetahuan, wawasan, gambaran gaya/corak/ karakteristik kepemimpinan, pengalaman kepemimpinan yang pernah dilakukan dan dimiliki oleh para calon kepala sekolah/madrasah.

Kegiatan menghadirkan Assesor dari  LPMP Kalimantan Barat yaitu Etty Lestari, S.Pd, M.Hum, Kasim S,Pd, M.Si dan Jeperis Nahampun, S.Si, M.Pd dari unsur Widyaiswara. Kegiatan yang dilaksanakan tersebut sesuai dengan permendikbud Nomor 28 Tahun 2010 meliputi penilaian Kinerja Kepala Sekolah (DP3), Rekomendasi Kepala Sekolah, Rekomendasi Pengawas Sekolah, Penilaian Potensi Kepemimpinan (PPK) dengan Pengisian Instrumen 1a,1b, 2 dan 3, kemudian dilanjutkan dengan wawancara untuk menggali potensi peserta yang belum tertuang dalam PPK dan Manajemen Kepeminpinan (MK).

Kegiatan ini  dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Bapak. Drs. Muhammad Nadjib, M.Si, turut hadir dalam  Ibu Indri Prihastuti, M.Pd selaku Ketua Tim Asesor dan Master Trainer utusan dari LPPKS Indonesia dan Kepala LPMP Kalimantan Barat, Bapak Asep Sukmayadi, S.IP, M.Si, Kasi FPMP LPMP Kalbar Suprapti, M.Pd.

 

 

Pontianak - LPMP Kalbar --- Hari ini, 27 Agustus 2019, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd, Kepala LPMP Kalimantan Barat membuka kegiatan Pendampingan SPMI Bagi Sekolah rujukan.  Kegiatan pendampingan ini dilakukan dalam rangka memberikan penguatan dan membina sekolah rujukan agar dapat mengimlementasikan SPMI, media pengimbasan SPMI bagi sekolah imbas serta untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang muncul pada saat pelaksanaan SPMI di sekolah Rujukan, dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya untuk mencapai Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Kegiatan Pendampingan SPMI bagi Sekolah Rujukan ini akan dilaksanakan selama 4 hari dimulai tanggal 27 s.d 30 Agustus   2019, kegiatan ini akan dilaksanakan di LPMP Kalimantan Barat, Jalan. Abdul Muis Perum III Tanjung Hulu  Pontianak.

Kegiatan Pendampingan SPMI bagi Sekolah Rujukan  tahun 2019 diikuti sebanyak 66 sekolah rujukan/zonasi untuk jenjang SD/SMP/SMA dan SMK dengan jumlah peserta 132  orang terdiri dari unsur kepala sekolah dan guru  dari 14 Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat.   

Kegiatan ini dipandu dan difasilitasi Kepala oleh Kepala,  Kasi FPMP, widyaiswara serta staf LPMP Kalimantan Barat.

Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat mendapatkan kunjungan dari Tim Survey Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat dan diterima oleh Kepala LPMP Kalimantan Barat, Drs. Aristo Rahadi, M.Pd, Kegiatan survey awal ini merupakan salah satu penilaian terhadap pelayan publik yang ada di LPMP Kalimantan Barat dalam rangka Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Selanjutnya Tim survey BPS langsung meninjau Unit Layanan Terpadu (ULT) LPMP Kalimantan Barat diantaranya mensurvey sarana dan prasarana dan inovasi pelayanan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkala sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

 

 

 

 

 

 

Halaman 1 dari 29