Displaying items by tag: kemdikbud

Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika tentang Penyediaan Akses Internet dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Sekolah (06/08).

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemdikbud, Didik Suhardi dan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kemkominfo, Kalamullah Ramli. Penandatanganan disaksikan oleh Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kemdikbud, Ari Santoso dan Direktur Telekomunikasi Khusus, Penyiaran Publik dan Kewajiban Universal Kemkominfo, Ismail.

Kerja sama antara kedua kementerian bertujuan mewujudkan percepatan untuk penyediaan internet secara berkelanjutan dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, khususnya daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T).

Kerja sama tersebut mencakup penyediaan data dan informasi, pendampingan dan pengembangan sumber daya manusia, penyediaan akses internet dan akses komputer, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung TIK. Dengan kerja sama ini diharapkan para peserta didik yang sebelumnya terbatas sumber belajar dan informasinya menjadi lebih aktif dan semangat dalam belajar meskipun tinggal di daerah 3T.

Sehari sebelumnya, kedua kementerian telah menandatangani terlebih dahulu Nota Kesepahaman tentang Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Kebudayaan. Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Mendikbud Anies Baswedan dan Menkominfo Rudiantara.

 

Sumber : http://kemdikbud.go.id

Published in Teknologi Pendidikan

Tanggerang - Menteri Pendidikan Anies Baswedan Tinjau Langsung Masa Orientasi Siswa di SMAN 2 Tanggerang.

Published in Warta Video

Pontianak - Jelang ujian nasional untuk tingkat SMP, madrasah tsanawiyah, SMP luar biasa, dan sekolah paket B, pada tanggal 4 hingga 7 Mei 2015, ribuan dus naskah soal ujian nasional, tiba di Provinsi Kalimantan Barat pada sabtui dini hari. Seluruh naskah soal ujian nasional ini akan disebar di 14 kbupaten kota di Kalimantan Barat, pada 27 April 2015.

Published in Warta Video

Jakarta - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) diharapkan dapat menampilkan profil mutu sekolah di daerahnya masing-masing. Profil tersebut menjelaskan bagaimana kualitas pendidikan di suatu daerah terkait guru, siswa, dan proses pembelajaran.

“Jika bisa mengeluarkan profil mutu sekolah, pasti LPMP akan disegani oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota,” kata Direktur Pembinaan SMP  Ditjen Pendidikan Dasar, Didik Suhardi saat diskusi dalam acara Penyelerasan Fungsi LPMP di Gedung D Kemendikbud,Jakarta, Kamis, (16/04/2015).

Didik mengatakan, pemetaan mutu pendidikan yang dilakukan LPMP menjelaskan posisi kualitas pendidikan di suatu daerah. Hal ini akan menjadi peringatan bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota agar meningkatkan pembangunan pendidikan. “Lalu dari sini kita perbaiki pelan-pelan,” katanya.

Sementara Dirjen Pendidikan Dasar yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Hamid Muhammad menuturkan, LPMP memiliki tugas mengoordinasikan semua kebijakan terkait mutu pendidikan di lapangan. Ia pun mendorong agar LPMP menjadi tangan kanan Kemendikbud di tingkat provinsi.

Hamid berharap LPMP melakukan pemetaan mutu pendidikan di kabupaten/kota. “Saya sudah mengusulkan ke Pak Menteri, akan ada rapor mutu pendidikan di tiap kabupaten/kota,” ujarnya saat menutup acara.

 

Sumber : http://kemdikbud.go.id

Published in Penjaminan Mutu
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan ujian nasional (UN), Senin (13/4/2015) pagi di SMK Negeri 20 Jakarta. Dalam sidak itu, Mendikbud yang tiba di sekolah sekitar pukul 5.00 WIB, didampingi sejumlah pejabat di lingkup Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). SMK Negeri 20 menjadi sekolah rayon untuk pengambilan naskah soal bagi 78 SMK di daerah Jakarta Selatan I.
 
Di sekolah tersebut, Mendikbud meninjau persiapan yang dilakukan panitia sekolah sebelum pelaksanaan UN hari pertama dimulai pada pukul 7.30 WIB. Sebanyak 78 kepala sekolah telah hadir sejak pukul 4.30 WIB untuk mengambil naskah soal UN.
 
Dalam kesempatan tersebut, Mendikbud mengapresiasi semangat para pendidik dan tenaga kependidikan yang setiap tahun ikut ambil bagian dalam menyiapkan dan menyukseskan pelaksanaan UN. Mendikbud mengatakan, pada saat yang sama, sekitar 69.000 sekolah berkumpul di setiap rayon dan subrayon di seluruh wilayah Indonesia, untuk mengambil naskah soal UN.
 
"Alhamdulillah pelaksanaan persiapan UN berjalan dengan baik dan lancar. Informasi sampai dengan tadi malam, seluruh proses berlangsung sesuai dengan rencana. Pagi ini Bapak dan Ibu menjadi pembawa etape terakhir naskah soal. Saya titip, di sekolah bisa dilaksanakan dengan baik dan jaga integritas. Saya percaya anak-anak dapat mengerjakan dengan baik, hasilnya pun baik, dan tingkat kejujurannya tinggi," tutur Mendikbud dalam arahan singkatnya.
 
Mendikbud berpesan, jika terjadi masalah dalam pelaksanaan UN, sebisa mungkin panitia pelaksana di tingkat sekolah menyelesaikan persoalan tersebut di ruang kelas atau sekolah. "Jadi Insya Allah semuanya lancar," tambahnya.
 
Mendikbud juga mengapresiasi Kepala Rayon IV beserta para kepala sekolah yang telah menjaga amanah dengan baik dan meminta untuk dapat terus dipertahankan. "Titip salam saya untuk para guru dan murid di sekolah Bapak dan Ibu sekalian. Terima kasih," ucap Mendikbud mengakhiri arahannya.
 

Sumber : http://kemdikbud.go.id

Published in Warta Pendidikan
Monday, 22 December 2014 00:00

Tes Kompetensi Bidang CPNS Kemdikbud Tahun 2014

Pontianak - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi (LPMP) Kalimantan Barat, Kembali dipercaya untuk melaksanakan Computer Based Test (CBT) Bagi CPNS Tahun 2014. Kali ini Tes dilaksanakan untuk menguji Kompetensi Bidang dan Kemampuan Bahasa Inggris para pelamar CPNS untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang berdomisili di Provinsi Kalimantan Barat.

Sedikit berbeda dari Computer Based Test (CBT) Kompetensi Dasar yang telah dilakukan sebelumnya yang menggunakan polatform Uji Kompetensi Guru (UKG), Tes Kompetensi Bidang ini menggunakan Platform yang dikembangkan oleh Puspendik Kemdikbud.

Secara umum Computer Based Test (CBT) Kompetensi bidang yang dilaksanakan dalam 2 gelombang di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi (LPMP) Kalimantan Barat berjalan dengan lancar. Computer Based Test (CBT) Kompetensi bidang dilaksanakan dari pukul 07.30 sampai dengan 12.00 WIB, dengan diikuti 20 orang peserta. Dari 21 orang peserta yang direncanakan mengikuti tes ini, 1 orang tidak hadir tanpa pemberitahuan ke pihak pelaksana.

Computer Based Test (CBT) Kompetensi bidangini merupakan tahap akhir seleksi, dimana hasil akhir dari tes kompetensi bidang inilah yang akan menentukan kelulusan CPNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2014.

 

Published in Warta Pendidikan

Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan  memulai tugasnya sebagai menteri dengan bersilaturahim dengan awak media di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Kamis (30/10). Pertemuan ini menjadi ajang menjaring masukan dari para wartawan tentang berbagai hal dalam dunia pendidikan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Mendikbud mengatakan, salah satu masalah yang dihadapi pemerintah adalah komunikasi antara program atau kebijakan yang dijalankan, dengan apa yang dikomunikasikan kepada masyarakat. Tak jarang, yang dikerjakan dan yang dikomunikasikan membentuk opini yang berbeda di masyarakat.

 

Salah satu tantangan ke depan dalam demokrasi kebijakan publik, kata Menteri Anies, adalah komunikasi dan persepsi. “Oleh karena itu, kerja sama dengan teman-teman media menjadi sangat penting sekali,” katanya pada acara temu media di Kantor Kemendikbud, Kamis (30/10).

 

Mendikbud mengatakan, pola kerja yang akan diterapkan ke depan untuk mengatasi masalah pendidikan adalah dengan mendengar, membaca, dan mencium terlebih dahulu sebelum berbicara dan bekerja. “Intinya adalah kementerian ini memiliki tanggung jawab yang amat besar dalam menjalankan dunia pendidikan. Apapun yang kita katakan eksekusinya di sini dan di seluruh Indonesia. Untuk itu, buka mata, telinga, dan penciuman,” katanya.

Selain dengan media, mantan Rektor Universitas Paramadina ini juga akan menjalin komunikasi baik internal maupun dengan stakeholder di luar Kemendikbud. Masalah yang ada di dunia pendidikan, kata dia, akan dilihat secara komprehensif, dan dievaluasi secara serius untuk mencari terobosan yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

 

Sumber : http://kemdikbud.go.id/

Published in Warta Pendidikan

Jakarta - Wawancara Perdana Dengan Menteri Pendidikan Anies Baswedan Ungkap Visi Misi Sebagai Menteri.

Published in Warta Video

Jakarta - Anies Baswedan ditunjuk sebagai sebagai Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah (Menbuddikdasmen) periode tahun 2014-2019. Hal tersebut disampaikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta Ibu Mufidah Jusuf Kalla, saat mengumumkan 34 nama menteri Kabinet Kerja, di Istana Presiden, Jakarta, Minggu (26/10/2014).

 

”Menteri yang terpilih, selain memiliki kemampuan di bidangnya, juga memiliki kemampuan  operasional, dan manajerial yang baik,” ucap Presiden.

 

Anies Baswedan kelahiran 7 Mei 1969 merupakan Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah  ke 36. ” Melalui kebudayaan dan pendidikan kita masuk ke era  masa depan , dimana berkompetisi bukan hanya dengan lingkungan sekitar kita, tetapi juga dengan dunia global,” demikian disampaikan Anies saat diwawancarai salah satu stasiun TV swasta seusai penunjukannya sebagai menteri.

 

Pada tahun 2007 ia menjadi rektor termuda di Indonesia pada usia 38 tahun dengan menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina. Masih di bidang pendidikan, ia mendirikan Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar, membentuk program Indonesia Menyala dan menginisiasi Kelas Inspirasi.

 

Sumber : http://kemdikbud.go.id/

Published in Warta Pendidikan

Pontianak -  Menindaklanjuti Surat Edaran Kepala BPSDMPK PMP Kemdikbud no. 21014/J/LL/2014 tanggal 3 September 2014 perihal Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PKG) 2014 dengan batas akhir hingga 31 Desember 2014. Modul Pelaporan Online Penilaian Kinerja Guru (PKG) di Padamu Negeri telah dirilis sejak tanggal 26 September 2014 pk. 18.00 WIB. Program Pelaporan Online PKG ini wajib dilaksanakan oleh semua jenjang pendidikan baik negeri/swasta naungan Kemdikbud dan Kemenag.

 

Hasil dari Pelaporan Online PKG ini digunakan sebagai bahan program Penilaian Angka Kredit (PAK) oleh semua P2TK Direktorat serta sebagai Pemetaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan oleh BPSDMPK PMP Kemdikbud.

 

Prosedur pelaksanaan pelaporan online PKG 2014 sebagai berikut:

  • Kepala Sekolah membentuk Tim Penilai PKG
  • Tim Penilai melaksanakan proses penilaian instrumen PKG secara manual (pengamatan, wawancara, survei, dst) dan melaporkan hasilnya ke Kepala Sekolah.
  • Kepala Sekolah entri hasil penilaian instrumen manual ke modul PKG di Padamu Negeri menggunakan akun Kepala Sekolah.
  • Kepala Sekolah mencetak dokumen PKG (S22a Lampiran A dan B) dari Padamu Negeri.
    Kepala Sekolah, Tim Penilai dan Guru menandatangani cetak dokumen PKG (S22a Lampiran A dan B) serta diberi stempel resmi.
  • Kepala Sekolah memindai (scan) dokumen PKG (S22a Lampiran A dan B) yang telah ditandatangan dan distempel tersebut untuk diunggah (upload) di Padamu Negeri.
  • Kepala Sekolah mencetak Surat Ajuan Persetujuan Pelaporan PKG (S22A) sebagai surat pengantar resmi Dokumen PKG (S22a Lampiran A da B) untuk diserahkan ke Dinas/Mapenda setempat (termasuk melengkapi lembar berkas instrumen hasil penilaian manual pada S22a Lampiran A).

Pihak Dinas/Mapenda menerima, memverifikasi dan memvalidasi Dokumen PKG (S22A, S22a LAMPIRAN A dan B serta lembar berkas instrumen hasil penilaian manual). Selanjutnya mencetak Tanda Bukti Persetujuan Laporan PKG (S23A) untuk diserahkan ke Kepala Sekolah.

 

Persyaratan bagi Guru agar dapat diproses Penilaian Kinerjanya:

  1. Telah melakukan ajuan pemutakhiran data portofolio (S12) khususnya riwayat mengajar semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015 hingga permanen disetujui Dinas (S13)
  2. Telah mencetak Kartu Identitias PTK periode semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015


 

Catatan Tambahan:
Modul PKG di Padamu Negeri hanya tersedia pada akun PTK yang menjabat sebagai Kepala Sekolah saja.
Pemutakhiran data PTK sebagai pejabat Kepala Sekolah (Sekolah Induk atau Non Induk) hanya bisa dilakukan oleh Admin Dinas/Mapenda setempat.
Mengingat PKG sangat penting bagi karir Guru, kami himbau para Admin/Operator Sekolah mendampingi para Kepala Sekolah masing-masing dalam proses Pelaporan Online PKG yang telah menjadi tugasnya.

 
Informasi panduan operasional aplikasi dapat dipelajari selengkapnya di:
http://bantuan.siap-online.com/2014/09/penilaian-kinerja-guru-pkg-2014.html

Published in Penjaminan Mutu