×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 45

PontianakLembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Silaturrahim Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1436 H pada hari Kamis 23 Juli 2015. Bertempat di Auditorium Ki Hajar Dewantara Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, acara ini dihadiri seluruh keluarga besar pegawai, karyawan, widyaiswara dan pejabat struktural dilingkungan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat. Hadir juga mantan pejabat dan para pensiunan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, seperti Drs. Abdul Hadi, M. Si (mantan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat) dan Drs. Supratman, MM (mantan Kasi Pemetaan dan Supervisi).

Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi dan Saritilawah, yang dilanjutkan dengan sambutan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat Dr. Suhartono Arham, M. Si. Dalam kesempatan itu juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Drs. H. Dulhadi, M.Pd yang merupakan Dosen IAIN Pontianak.

Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman seluruh yang hadir dalam acara Silaturrahim Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1436 H.

 

Album Foto

Published in LPMP Inside

Jakarta - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) diharapkan dapat menampilkan profil mutu sekolah di daerahnya masing-masing. Profil tersebut menjelaskan bagaimana kualitas pendidikan di suatu daerah terkait guru, siswa, dan proses pembelajaran.

“Jika bisa mengeluarkan profil mutu sekolah, pasti LPMP akan disegani oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota,” kata Direktur Pembinaan SMP  Ditjen Pendidikan Dasar, Didik Suhardi saat diskusi dalam acara Penyelerasan Fungsi LPMP di Gedung D Kemendikbud,Jakarta, Kamis, (16/04/2015).

Didik mengatakan, pemetaan mutu pendidikan yang dilakukan LPMP menjelaskan posisi kualitas pendidikan di suatu daerah. Hal ini akan menjadi peringatan bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota agar meningkatkan pembangunan pendidikan. “Lalu dari sini kita perbaiki pelan-pelan,” katanya.

Sementara Dirjen Pendidikan Dasar yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Hamid Muhammad menuturkan, LPMP memiliki tugas mengoordinasikan semua kebijakan terkait mutu pendidikan di lapangan. Ia pun mendorong agar LPMP menjadi tangan kanan Kemendikbud di tingkat provinsi.

Hamid berharap LPMP melakukan pemetaan mutu pendidikan di kabupaten/kota. “Saya sudah mengusulkan ke Pak Menteri, akan ada rapor mutu pendidikan di tiap kabupaten/kota,” ujarnya saat menutup acara.

 

Sumber : http://kemdikbud.go.id

Published in Penjaminan Mutu
Jumat, 16 Januari 2015 00:00

Jum'at Bersih

Pontianak - Setelah cukup lama vakum, kegiatan Jum'at bersih di Lingkungan LPMP Kalimantan Barat hari ini 16 Januari 2015 kembali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh warga Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini telah ada sejak zaman LPMP masih sebagai Balai Penataran Guru (BPG) Pontianak yang rutin dilaksanakan setiap Jum'at pagi.

Jum'at Bersih kali ini difokuskan di Auditorium Ki Hajar Dewantara yang baru selesai renovasinya. Seluruh warga LPMP Kalimantan Barat bersama-sama membersihkan lantai, kaca dan dinding gedung, dda pula yang bekerja membersihkan pelataran, halaman dan menata tanaman disana.

Menjelang siang, kegiatan yang dipimpin oleh Kasubbag Umum LPMP Provinsi Kalimantan Barat Drs. Abdi Tauhid, MM ini berakhir dan seluruh pegawai kembali ke ruangan masing-masing untuk menjalankan aktifitas rutin kembali.

Published in LPMP Inside

Pontianak - Pada hari Senin 12 Januari 2015, Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Widya LPMP Provinsi Kalimantan Barat menggelar Rapat Tahunan dan Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) bagi seluruh anggota KPN Widya.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Koperasi KPN Widya Kasim, S. Pd, M.Si, diantaranya membahas pertanggungajawaban keuangan koperasi tahun 2014 dan rencana pengembangan untuk tahun 2015. Dalam kesempatan tersebut, Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat Drs. Suhartono Arham, M. Si, juga menyampaikan sambutannya selaku Pembina KPN Widya LPMP Provinsi Kalimantan Barat.

Rapat Tahunan ditutup dengan pembagian berbagai macam Hadiah undian dan Doorprise bagi seluruh peserta Rapat Tahunan.

Published in LPMP Inside

Pontianak - Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi (LPMP) Kalimantan Barat, Kembali dipercaya untuk melaksanakan Computer Based Test (CBT) Bagi CPNS Tahun 2014. Kali ini Tes dilaksanakan untuk menguji Kompetensi Bidang dan Kemampuan Bahasa Inggris para pelamar CPNS untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang berdomisili di Provinsi Kalimantan Barat.

Sedikit berbeda dari Computer Based Test (CBT) Kompetensi Dasar yang telah dilakukan sebelumnya yang menggunakan polatform Uji Kompetensi Guru (UKG), Tes Kompetensi Bidang ini menggunakan Platform yang dikembangkan oleh Puspendik Kemdikbud.

Secara umum Computer Based Test (CBT) Kompetensi bidang yang dilaksanakan dalam 2 gelombang di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi (LPMP) Kalimantan Barat berjalan dengan lancar. Computer Based Test (CBT) Kompetensi bidang dilaksanakan dari pukul 07.30 sampai dengan 12.00 WIB, dengan diikuti 20 orang peserta. Dari 21 orang peserta yang direncanakan mengikuti tes ini, 1 orang tidak hadir tanpa pemberitahuan ke pihak pelaksana.

Computer Based Test (CBT) Kompetensi bidangini merupakan tahap akhir seleksi, dimana hasil akhir dari tes kompetensi bidang inilah yang akan menentukan kelulusan CPNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2014.

 

Published in Warta Pendidikan

Pontianak - Setelah Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat, IAIN dan Poltekes Pontianak,  pada hari Kamis 23 Oktober 2014 dilaksanakan tes kemampuan dasar dengan sistem Computer Aided Test (CAT) Online bagi CPNS Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia di Provinsi Kalimantan Barat. Tes ini diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat selaku penanggungjawab Tempat Uji Kompetensi Guru di Provinsi Kalimantan Barat.

 

Pada Rekrutment CPNS tahun 2014 ini, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan diseluruh Indonesia sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dipercaya oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) penerimaan CPNS, untuk mengkoordinir pelaksanaan CAT online di Tempat Uji Kompetensi Guru (TUKG) yang berada di wilayahnya masing-masing.

 

Pelaksanaan CAT Online bagi CPNS Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kalimantan Barat dilaksanakan di TUKG SMA Negeri 7 Pontianak. Tes diikuti sejumlah 11 orang peserta yang dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 10.00 WIB.

Published in LPMP Inside

Pontianak - Pada hari Kamis 25 September 2014 telah dilaksanakan tes kemampuan dasar dengan sistem Computer Aided Test (CAT) Online bagi CPNS Kejaksaan Agung di Provinsi Kalimantan Barat. Tes ini diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat selaku penanggungjawab Tempat Uji Kompetensi Guru di Provinsi Kalimantan Barat.

Pada Rekrutment CPNS tahun 2014 ini, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan diseluruh Indonesia sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dipercaya oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) penerimaan CPNS, untuk mengkoordinir pelaksanaan CAT online di Tempat Uji Kompetensi Guru (TUKG) yang berada di wilayahnya masing-masing.

Pelaksanaan CAT Online bagi CPNS Kejaksaan Agung Provinsi Kalimantan Barat dilaksanakan di TUKG SMA Negeri 1 Pontianak. Tes diikuti sejumlah 77 orang peserta yang dibagi dalam tiga sesi yang dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.

Selain Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat, CAT Online bagi CPNS di wilayah Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan melalui koordinasi dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat juga dilaksanakan oleh IAIN dan Poltekes Pontianak.

 

Published in LPMP Inside
Rabu, 17 September 2014 00:00

Pengadaan/Seleksi SDM ASN Tahun 2014

Pontianak -

Computer Assisted Test Panitia Seleksi Nasional Calon Pegawai Negeri Sipil disingkat dengan nama CAT PANSELNAS CPNS. CAT adalah suatu metode ujian dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar maupun standar kompetensi kepegawaian. CAT PANSELNAS CPNS 2014 terdiri dari dua program aplikasi yaitu sistem CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan sistem CAT UKG online Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kedua sistem CAT ini memiliki fungsi yang sama namun memiliki prinsip kerja sistem dan tampilan aplikasi yang berbeda.

Sistem CAT UKG online Kemdikbud menerapkan sistem terdistribusi. Sesuai konsepnya bahwa sistem distribusi adalah sekumpulan komputer otonom yang terhubung ke suatu jaringan, dimana bagi pengguna sistem terlihat sebagai satu komputer, walaupun komputer tidak terhubung ke jaringan internet, aktifitas data komputer tersebut tetap dapat berjalan.

Sehubungan dengan pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2014 sebagaimana dijelaskan di atas, LPMP Provinsi Kalimantan Barat selaku penanggung jawab teknis terkait sistem UKG yang ada di Provinsi Kalimantan Barat sekaligus merupakan perpanjangan tangan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Pusat terkait Seleksi CPNS tahun 2014 dengan sistem CAT UKG telah melakukan Rapat Koordinasi dengan dengan Kementerian/Lembaga yang berdasarkan Surat Keputusan Menpan dan RB Nomor 717 Tahun 2014 akan menggunakan sistem CAT UKG Kemdikbud yaitu :

1.         Kejaksaan Agung RI (Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat)

2.         Kementerian Kesehatan RI (Politeknik Kesehatan Pontianak)

3.         Kementerian Agama RI (Institut Agama Islam Negeri Pontianak)

4.         Badan Pengawas Pemilihan Umum RI (Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat)

Bentuk pelayanan yang diberikan LPMP Provinsi Kalimantan Barat dalam kerjasama ini berupa memberikan rekomendasi awal kepada Kementerian/Lembaga mengenai tempat pelaksanaan Tes CPNS (TKD), selanjutnya mempersiapkan sistem ujian online di tempat pelaksanaan yang telah disepakati kedua belah pihak dari mulai proses instalasi program, pembekalan kepada tim teknis, ujicoba dan simulasi sampai proses ujian TKD bagi pelamar/CPNS.

Kerjasama LPMP Provinsi Kalimantan Barat dengan Kementerian/Lembaga sebagaimana dimaksud di atas, tertuang dalam dokumen Surat Perjanjian Kerja (SPK) dan Memorandum Of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Pimpinan Kementerian/Lembaga masing-masing sebagai bukti wujud/fisik atas kerjasama yang dilakukan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat Bapak Drs. Suhartono Arham, M.Si, bahwa pada tahun 2014 ini BPSDMPK dan PMP Kemdikbud melalui LPMP seluruh Indonesia ikut berkontribusi dalam mensukseskan Program Pengadaan/Seleksi SDM ASN Tahun 2014 melalui Kerjasama antara Kementerian Pendayaguaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait pemanfaatan Fasilitas UKG yang tersebar di seluruh Indonesia . LPMP Provinsi Kalimantan Barat lebih lanjut dijelaskan kepala LPMP selaku perpanjangan tangan dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Seleksi CPNS, terlibat dalam memberikan rekomendasi awal kepada Instansi yang akan menggunakan fasilitas UKG yang ada di Sekolah dan selanjutnya memfasilitasi dalam penyiapan sistem CAT UKG sampai proses Ujian TKD berlangsung dan memberikan jaminan kepada instansi yang menggunakan sistem CAT UKG bahwa selama pelaksanaan Ujian Online tidak terjadi permasalahan baik dilevel TUK maupun di Level Pusat.

Pada Rekrutment CPNS tahun 2014 ini, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan diseluruh Indonesia sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dipercaya oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) penerimaan CPNS, untuk mengkoordinir pelaksanaan CAT online di Tempat Uji Kompetensi Guru (TUKG) yang berada di wilayahnya masing-masing. Sistem CAT yang digunakan dalam seleksi CPNS ini berbasis pada CAT Uji Kompetensi Guru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Selain Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat, CAT Online bagi CPNS di wilayah Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan melalui koordinasi dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat juga dilaksanakan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dan Poltekes Pontianak. Info Lengkap mengenai Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2014 dapat dilihat disini.

Published in LPMP Inside

Pontianak - Paradigma pembangunan pendidikan untuk semua merupakan upaya pemenuhan akan kebutuhan pendidikan sebagai hak azasi manusia. Pemenuhan atas hak untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu merupakan ukuran keadilan dan pemerataan atas hasil pembangunan dan sekaligus menjadi investasi sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung pembangunan bangsa.

Disadari bahwa dalam pelaksanaan pembangunan pendidikan yang berkualitas memerlukan dukungan sumber daya yang maksimal.Sejalan dengan hal tersebut, kualitas layanan penyelenggaraan pendidikan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satu di antaranya yaitu ketersediaan SDM yang kompeten dan profesional. Ketersediaan SDM yang kompeten dan profesional sesuai dengan misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu menciptakan layanan prima dengan penyelenggaraan layanan profesional (good governance).

Upaya untuk menciptakan layanan profesional dan sumber daya manusia yang berkualitas di tingkat Kabupaten/Kota adalah penyusunan Rencana Strategis Pendidikan. Rencana strategis merupakan proses manajerial untuk menghasilkan dan mempertahankan kesesuaian antara sasaran dan sumber daya pendidikan di Kabupaten/Kota. Penyusunan rencana strategis ini diharapkan dapat membantu merumuskan masalah-masalah pembangunan pendidikan di Kabupaten/Kota di antaranya: perluasan akses dan pemerataan pendidikan, peningkatan mutu pendidikan, relevansi pendidikan, serta efisiensi dan efektivitas pengelolaan pendidikan.

Era globalisasi dan otonomi pelaksanaan pemerintahan di daerah sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menuntut kesiapan peranan sumber daya manusia di daerah. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah yang tepat dalam mengambil kebijakan terutama yang mengarah langsung kepada eksistensi sumber daya manusia bidang pendidikan.

Salah satu upaya untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas di tingkat Kabupaten/Kota adalah Pemerintah Australia bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kemitraan Pendidikan dalam hal ini LPMP Provinsi Kalimantan Barat melakukan  Lokakarya Penyusunan Rencana Strategis dan Pengelolaan Keuangan Daerah bagi Penyelenggara Pendidikan Daerah/SKPD Kependidikan Daerah yang dilaksanakan di Hotel Orchadz jalan Gajah Mada Pontianak, mulai tanggal 27 s.d. 30 Agustus 2014.

Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat melalui Kasi Fasilitasi Penjaminan Mutu Pendidikan Bapak Kurniadi, SE, MM menyatakan bahwa lokakarya ini dilaksanakan berorientasi pada kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap peserta sehingga setelah mereka mengikuti program bimtek akan mampu melakukan sesuatu (the ability to do something), dengan demikian proses pelaksanaan lokakarya ini menggunakan pembelajaran melalui pengalaman (experiental learning).

Kegiatan ini di fasilitasi oleh 4 orang narasumber yang berasal dari Widyaiswara dan staf fungsional LPMP yakni DR. Herlina, Kusmoro, M.Pd, Amir Riyanto, M.Si dan Acep Eka Kurniawan, S.Kom.  Harapan dengan adanya kegiatan ini bisa menjadikan panduan bagi SKPD Kependidikan di daerah sehingga dapat lebih baik dalam melakukan penyusunan rencana strategis dan pengelolaan keuangan daerah.

Published in Penjaminan Mutu

Pontianak - Sistem Penilaian Prestasi Kinerja (SPPK) adalah program yang digunakan oleh Badan Kepegawaian Nasional yang juga telah diterapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara online melalui website resmi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BSDMPK-PMP).  Sistem ini akan diterapkan juga oleh semua pegawai di lingkungan LPMP Provinsi Kalbar mulai tahun 2014 ini, dan telah disosialisasikan sejak awal tahun.

Adanya sistem penilaian secara online ini akan memudahkan bagi pejabat penilai dalam hal ini Kasi atapun Kepala untuk mengetahui kinerja pegawainya secara langsung dan terintegerasi sehingga proses penilaian dapat dilakukan per jenjang dan secara online. Setiap pegawai LPMP Kalbar wajib menginput dan melaporkan hasil kerjanya langsung di aplikasi yang juga disertai dengan bukti fisik baik berupa dokumen pengerjaan, laporan, surat tugas, dan bukti lainnya.

"Kita menyambut baik sistem ini, sehingga kinerja pegawai kita dapat terkontrol dan dioptimalkan. " Sambut Drs. Suhartono Arham, M.Si Kepala LPMP Kalbar disela rapat sosialisasi Sistem Penilaian Kinerja di lingkungan LPMP Kalbar.  Ditambahkan oleh beliau "Paling lambat tanggal 8 September 2014 ini semua pegawai LPMP wajib menginput tugas dan mengupload bukti fisiknya, karena tahun ini DP3 kita (pegawai LPMP, red) akan dicetak melalui aplikasi ini juga sehingga bila ada yang tidak terisi maka tidak dapat dilakukan penilaian karena dianggap tidak memenuhi target kerja.

Aplikasi SPPK yang diterbitkan oleh Badan ini juga dirasa masih perlu banyak perubahan dari segi kemudahan pengaplikasian (user friendly) maupun kapasitas dalam penyimpanan data.

Published in LPMP Inside