Sabtu, 21 Agustus 2021 14:12

Sharing Praktik Baik Pembangunan Zona Integritas WBK LPMP Provinsi Kalimantan Barat

Written by
Rate this item
(0 votes)

LPMP Kalbar - Pontianak - Sharing Diskusi adalah wadah yang indah untuk saling berbagi informasi dan pengalaman yang bermanfaat bagi satu sama lain. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 Tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025, Tahun ini merupakan tahap ketiga atau tahap terakhir dalam pencapaian sasaran reformasi birokrasi.
Dengan demikian setiap unit kerja yang belum mendapatkan predikat ZI-WBK harus berjuang lebih keras mengingat tahun ini sudah masuk dalam tahap terakhir. Salah satu niat serius untuk membangun reformasi birokrasi pada unit yang dipimpinnya, Bapak Aunur Rahman, S.Pd, M.Si menjabat sebagai Kepala BP PAUD dan DIKMAS Kalimantan Tengah berkunjung ke LPMP Provinsi Kalimantan Barat pada Hari Kamis, 19 Agustus 2021, kedatangan beliau disambut baik oleh Ibu Dra. Dwi Karyani, M.Pd dan Ibu Urai Winda Fidya Sari, M.Ak. Sebagai bentuk nyata kontribusi kami dalam mendorong percepatan pembangunan zona integritas pada Unit Pelaksana Teknis yang berada di bawah Eselon I Ditjen PAUD, DIKDAS dan DIKMEN Kemdikbud Ristek proses sharing praktik baik pembangunan zona integritas di LPMP Provinsi Kalimantan Barat berjalan dengan baik dan lancar. Poin Per Poin dibahas tuntas, hambatan dan permasalahan diungkap dengan lugas sehingga menghasilkan rumusan-rumusan yang tepat untuk menyelesaikan hambatan dan permasalahan yang dihadapi. Dengan harapan permasalahan terselesaikan dan proses pembangunan zona integritas dapat berjalan dengan lancar serta berhasil memperoleh perdikat satker ZI-WBK.
Terima Kasih atas kunjungannya pak, semoga forum diskusi ini bermanfaat bagi BP PAUD dan DIKMAS Kalimatan Tengah dan LPMP Provinsi Kalimantan Barat. Salam Sukses dan Salam Sehat Selalu.

#Bersama Kita Bisa
#PertahankanWBKRaihWBBM
#PendampinganRB
#PercepatanReform

Read 149 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.