Kamis, 02 September 2021 07:37

Pemetaan Kemampuan Sarana Telekomunikasi Per Wilayah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021

Written by
Rate this item
(0 votes)

Pontianak - LPMP Kalimantan Barat - Pandemi COVID-19 belum berakhir, teknologi pembelajaran harus semakin mutakhir .Berbagai pola pembelajaran baik pembelajaran dalam jaringan (daring), pembelajaran di luar jaringan (luring) maupun kombinasi keduanya menjadi wujud dari upaya pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Kompetensi guru dalam pembelajaran jarak jauh dan keterjangkauan akses teknologi yang berbeda tentu menjadi salah satu penentu kualitas pembelajaran jarak jauh. Dalam upaya mendapatkan gambaran keterjangkauan terhadap akses teknologi saat ini adalah dengan menggunakan data sarana dan prasarana dari DAPODIK,

.

Sebagai upaya memetakan kondisi di daerah, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Pemetaan Kemampuan Sarana Telekomunikasi Per wilayah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021. Kegiatan yang bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang data sarana telekomunikasi di satuan pendidikan serta pemetaan kemampuan sarana telekomunikasi per wilayah ini dilaksanakan di Hotel Gajahmada Pontianak dengan menerapkan prokes ketat. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dirjen PAUD, Dikdas dan Dikmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Dr. Sutanto, S.H., M.A ini dilaksanakan selama 3 hari, dimulai dari tanggal 30 Agustus sampai dengan 1 September 2021, dengan diikuti oleh peserta yang berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten/Kota dan LPMP Provinsi Kalimantan Barat

.

Dalam sambutan pada acara pembukaan, beliau mengingatkan beberapa poin penting diantaranya adalah cut off data DAPODIK pada tanggal 31 Agustus 2021 yang diharapkan seluruh sekolah sudah mengunggah seluruh datanya. Data siswa di DAPODIK menjadi dasar dalam perhitungan dana BOS untuk tahap III juga untuk perhitungan di tahun 2022, selain itu baik dinas pendidikan maupun sekolah harus memastikan validitas data TIK terkait pelaksanaan Asesmen Nasional yang akan segera dilaksanakan. Pada kesempatan tersebut beliau juga menyatakan bahwa data yang baik adalah data yang Cepat, Lengkap, Mutakhir, Akurat dan Akuntabel. Selanjutnya beliau juga meminta untuk mengawal pelaksanaan Program Sekolah Penggerak dengan harapan terjadinya perubahan di sekolah penggerak, yang nantinya jika sekolah dinilai telah berhasil agar melakukan pengimbasan kepada sekolah lain yang belum menjadi sasaran..

.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari narasumber yang berasal dari berbagai instansi yaitu Pusdatin Kemdikbudristek, Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kalimantan Barat, PT Telkom Indonesia Tbk Regional Kalimantan Barat,serta dari LPMP Provinsi Kalimantan Barat, semakin memperkaya informasi terkini sehingga tujuan kegiatan dapat terpenuhi. Pada akhir kegiatan perwakilan kabupaten/kota melakukan presentasi tentang ketersediaan sarana telekomunikasi untuk semua jenjang di wilayahnya.

.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan gambaran kondisi kemampuan sarana telekomunikasi per wilayah di provinsi Kalimantan Barat sebagai bahan pengambilan kebijakan untuk pendidikan di Indonesia yang lebih baik. “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.

.

 

#Kemendikbudristek#lpmpprovkalbar#Unitlayananterpadu#PertahankanWBK#RaihWBBM#IkhlasMelayani#TolakGratifikasi#BeraniJujurHebat#BersamaKitaBisa#CiptakanInovasi#DAPODIK#TIK#

 

 

Read 152 times Last modified on Kamis, 02 September 2021 07:46

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.