Sabtu, 20 November 2021 06:57

Forum Pemangku Kepentingan Daerah Program Sekolah Penggerak Kota Pontianak dan Kabupaten Ketapang

Written by
Rate this item
(0 votes)

Pontianak - LPMP Kalbar - Program Sekolah Penggerak telah bergulir secara serentak. Giatnya telah terselenggara di seluruh Indonesia termasuk kabupaten Ketapang dan Pontianak. Beberapa sekolah telah memulai aksi, inisiasi dan inovasi. Dalam pelaksanaannya didampingi oleh pelatih ahli. Program Sekolah Penggerak menciptakan generasi unggul melalui projek pembangunan Pelajar Pancasila yang sesuai dengan nilai-nilai dan karakter bangsa Indonesia.

Satuan pendidikan yang berstatus Sekolah Penggerak mendapatkan kebebasan memilih projek dengan tema yang telah ditetapkan. Tema-tema tersebut bisa dipilih sesuai jenjang pendidikan. Beberapa tema projek antara lain tema gaya hidup berkelanjutan (untuk jenjang SD-SMA/SMK), tema kearifan lokal (untuk jenjang SD-SMA/SMK), tema Bhinneka Tunggal Ika (untuk jenjang SD-SMA/SMK), tema bangunlah jiwa dan raganya (untuk jenjang SMP-SMA/SMK), tema suara demokrasi (untuk jenjang SMP-SMA/SMK), tema berekayasa dan berteknologi untuk membanguan NKRI (untuk jenjang SD-SMA/SMK), tema kewirausahaan (untuk jenjang SD-SMA/SMK). Untuk SD wajib memilih minimal 2 tema untuk dilaksanakan per tahun. Sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA wajib memilih minimal 3 tema per tahun.

Sebagai bentuk fasilitasi dalam penyelenggaraan dan penguatan Program Sekolah Penggerak, Kemendikbudristek perlu mengadakan Forum Pemangku Kepentingan Daerah. Forum ini merupakan kegiatan diskusi berkenaan dengan berbagai upaya peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan yang dapat dilakukan oleh pemangku kepentingan di masing-masing satuan pendidikan. Pada Forum Pemangku Kepentingan Daerah, seluruh pemangku kepentingan merefleksikan capaian kemajuan pendidikan di daerahnya sekali dalam satu semester.

Kegiatan diselenggarakan pada 18 – 19 November 2021 di 2 tempat berbeda yaitu Pontianak dan Ketapang dalam waktu yang sama. Hotel Gajah Mada menjadi pusat kegiatan di kota Pontianak. Sedangkan di Ketapang kegiatan dilakukan di hotel Aston.

Berbagai pihak menghadiri kegiatan ini yang terdiri dari unsur PMO (project management officer) dari Disdikbud Provinsi, Disdikbud kabupaten/ kota dan LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Pelatih Ahli, Komite Pembelajaran di Sekolah Penggerak (pengawas sekolah, kepala sekolah, guru) perwakilan siswa SMP dan SMA, perwakilan orang tua serta perwakilan masyarakat.

Acara dibuka oleh kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Asep Sukmayadi, S.IP, M.Si. Dalam sambutannya kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat mengingatkan bahwa setiap Sekolah Penggerak harus cepat beradaptasi dengan kondisi yang tidak dapat diprediksi. Selayaknya sekolah selalu tanggap dan menyiapkan diri. Sekolah Penggerak harus cepat melakukan perubahan mengikuti perkembangan zaman. Implementasinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran. Pembelajaran yang berpusat pada siswa perlu diprioritaskan.

Dalam pandangan yang lain, Dr. Amrazi Zakso selaku perwakilan masyarakat yang juga hadir dalam kegiatan ini, menegaskan kepala sekolah dan guru menjadi tokoh perubahan. Peran penting keduanya mampu mengubah sekolah untuk terus berbenah. Kepala sekolah, guru dan komite sekolah perlu bersinergi untuk wujudkan pengembangan pembelajaran yang bermutu.   

Selama 2 hari pelaksanaan seluruh peserta berbagi gagasan dan pengetahuan. Seluruh peserta juga berbagi praktik baik, pembuatan mimpi bersama, pembuatan strategi bersama, perencanaan tindak lanjut, analisis benang merah serta apresiasi dan diakhiri dengan komitmen bersama. Pelatih ahli dalam kegiatan ini bertugas membimbing dalam pengenalan dan kesepakatan.

Kegiatan yang dilaksanan secara luring ini menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sebelum kegiatan dimulai seluruh peserta menjalani tes Antigen. Panitia menyediakan handsanitizer, kewajiban pemakaian masker selama kegiatan serta jaga jarak antarpeserta menjadi prosedur standar operasional kegiatan yang kami tegakkan.

Di akhir kegiatan kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat menyerahkan plakat sebagai penghargaan atas dimulainya projek-projek di Sekolah Penggerak. Seluruh peserta juga menandatangani komitmen bersama sebagai bukti telah berpartisipasi dalam Program Sekolah Penggerak di satuan pendidikan masing-masing.

Forum ini mengukuhkan sebanyak 19 sekolah di kabupaten Ketapang dan 16 sekolah di kota Pontianak siap menyukseskan Sekolah Penggerak. Seluruhnya siap memberi dampak wujudkan Merdeka Belajar (kim).

#SekolahPenggerak #Kemendikbudristek #MerdekaBelajar #LPMPKalbar #CiptakanInovasi #RaihWBBM #PertahankanZIWBK #BersamaKitaBisa   

 

Read 75 times Last modified on Senin, 22 November 2021 08:06

Media

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.