Selasa, 28 Jun 2022 11:59

Jelang Tahun Ajaran Baru, BPMP Provinsi Kalimantan Barat Selenggarakan Penguatan Kompetensi Tentang Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka

Written by
Rate this item
(0 votes)

Pontianak, 28 Juni 2022 - BPMP Kalbar - Penjaminan mutu pendidikan tidak bisa ditawar. Seluruh peraturan, kebijakan dan program perlu dilaksanakan dengan benar. Para pemangku kebijakan selayaknya bergandeng tangan dalam bentuk kemitraan. Di sisi lain seluruh warga berhak mengawal. Sinergi seluruh pihak inilah yang dibutuhkan dalam siklus peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.

Merujuk pada kepentingan tersebut, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Barat sebagai UPT Kemendikbudristek di provinsi segera mengambil peran dan berpartisipasi aktif dalam seluruh inisiasi yang telah diagendakan. Program yang paling mendesak adalah persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada tahun ajaran baru mendatang. Penerapan IKM ditujukan kepada sekolah yang telah berpredikat Sekolah Pengerak.

Peran strategis BPMP sebagai mitra pendidikan bagi pemerintah daerah kabupaten/ kota dan provinsi menjadi perhatian yang pantas diunggulkan. Peran advokasi yang dilandasi dengan standar pelayanan fasilitasi dan permohonan narasumber menjadikan BPMP mempunyai peran sentral. Oleh karenanya seluruh karyawan BPMP harus mempunyai pemahaman dasar yang benar mengenai IKM yang selanjutnya akan diwujudkan dalam bentuk pendampingan.

Dalam rangka menyatukan misi dan menambah pengetahuan mengenai IKM, BPMP menyelenggarakan penguatan kompetensi bagi seluruh karyawan. Tujuan kegiatan ini adalah pengayaan wawasan tentang IKM, penyatuan pemahaman IKM dan konsolidasi dalam menjalankan strategi IKM di sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang telekonferen pada tanggal 27 Juni 2022 wajib diikuti pegawai ASN maupun tenaga kontrak. Harapannya seluruh sumber daya BPMP memahami dengan benar mengenai strategi yang akan diterapkan. Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Barat, Iwan Kurniawan, M.Si dan widyaprada ahli madya, Dr. Herlina selaku narasumber menyampaikan penguatan tentang 6 strategi dukungan Kemendikbudristek dalam Implementasi Kurikulum Merdeka.

Dalam pemaparannya, kepala BPMP Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan strategi yang perlu ditempuh dalam IKM, yaitu (1) guru dan kepala sekolah bisa belajar mandiri melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM), (2) guru dan kepala sekolah bisa belajar Kurikulum Merdeka dengan mengikuti Seri Webinar, (3) guru dan kepala sekolah bisa belajar Kurikulum Merdeka melalui komunitas belajar (KKG, MGMP, KKKS), (4) guru dan kepala sekolah bisa belajar praktik baik melalui narasumber yang sudah direkomendasikan, (5) guru dan kepala sekolah memanfaatkan Pusat Layanan Bantuan (Helpdesk) untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan mendetail mengenai Kurikulum Merdeka, (6) guru dan kepala sekolah bisa bekerja sama dengan mitra pembangunan dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

Pada strategi pertama, penggunaan Platform Merdeka Mengajar (PMM) guru dan kepala satuan pendidikan bisa mempelajari bagaimana memahami Kurikulum Merdeka dengan cara mengakses pelatihan mandiri, dokumen Kurikulum Merdeka, perangkat ajar, asesmen serta praktik baik.

Strategi kedua adalah pemanfaatan Seri Webinar yang memberi kesempatan guru dan kepala satuan pendidikan dapat mengikuti pelatihan secara daring yang membahas seputar Kurikulum Merdeka.

Strategi ketiga yaitu pemberdayaan komunitas belajar. Melalui komunitas belajar guru dapat saling belajar, mengkonfirmasi pemahaman dan diskusi dari bahan PMM, webinar atau panduan, serta berbagi praktik baik. Adapun jenis komunitas belajar terdiri dari komunitas belajar dalam satuan pendidikan, antarsatuan pendidikan dan daring.

Strategi keempat dengan cara pelibatan narasumber luar. Pada strategi ini guru, kepala satuan pendidikan atau penggerak komunitas dapat mengundang narasumber untuk berbagi praktik baik ke komunitas belajar maupun ke satuan pendidikan.

Strategi kelima yaitu pemanfaatan Pusat Layanan Bantuan (Helpdesk) yang dapat diakses oleh guru atau kepala satuan pendidikan untuk mendapatkan jawaban yang tepat dan cepat jika mendapat kendala atau hal yang tidak ditemukan solusinya dalam panduan, PMM, komunitas belajar dan pertanyaan yang sering ditanyakan.

Strategi keenam yaitu berkolaborasi dengan mitra pembangunan yang telah ditentukan. Strategi ini memungkinkan guru dan kepala satuan pendidikan dalam menjadi kemitraan dengan mitra pembangunan sebagai fasilitator belajar yang dapat membantu dalam IKM.

Selain menerapkan 6 strategi utama, Kemendikbudristek juga membuka layanan satu pintu (helpdesk) dalam media Whatsapp di nomor 081281435091. Seluruh pihak yang berkepentingan bisa menghubungi pusat layanan tersebut dalam upaya penyelenggarakan program prioritas pendidikan khususnya  Program Sekolah Penggerak, Implementasi Kurikulum Merdeka dan Perencanaan Berbasis Data.

 

 

Read 968 times Last modified on Jumat, 01 Juli 2022 10:33

Media

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.