Senin, 21 Oktober 2019 09:02

Diklat In Service Learning 1 Penyiapan Calon Kepala Sekolah Kota Singkawang Tahun 2019

Written by rt
Rate this item
(0 votes)

Pontianak,21/10/2019 - Diklat In Service Learning 1 Penyiapan Calon Kepala Sekolah Kota Singkawang Tahun 2019 merupakan program kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Barat, dan LPPKS Indonesia.

Diklat In Service Learning 1 Penyiapan Calon Kepala Sekolah  ini diikuti oleh 25 orang peserta yang terdiri dari 18 calon Kepala Sekolah jenjang SD dan 7 calon Kepala Sekolah Jenjang SMP yang dinyatakan layak dalam seleksi Substansi yang telah dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang pada tanggal 28 s.d. 30 September 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 7 hari sejak tanggal 14 s.d. 20 Oktober 2019 di Hotel Swiss Bell in Singkawang,  di pandu oleh 2 orang Master Trainer dan 1 orang Supervisor dari LPPKS. Pada kegiatan ini peserta mendapatkan materi Diklat tentang latihan kepemimpinan, pengelolaan pada 9 aspek manajerial yang mencakup 8 Standar Nasional Pendidikan, supervisi akademik dan program penunjang lainnya yang dibutuhkan oleh Calon Kepala Sekolah sebanyak 70 JP.

Setelah mengikuti kegiatan Diklat In Service Learning 1, calon kepala sekolah akan melakukan On the job learning (OJL) selama 3 bulan yang ekuivalen dengan 200 JP di sekolah sendiri maupun di sekolah magang lain. Dalam kegiatan ini calon kepala sekolah akan mengimplementasikan apa yang diperoleh saat mengikuti in service learning 1.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan :

1). Calon kepala sekolah yang memiliki  jiwa kepemimpinan, kepribadian, sosial, dan jiwa kewirausahaan yang mampu meningkatkan potensi kepemimpinan, mengubah pola pikir, sikap, perilaku dan tindakan calon kepala sekolah yang difokuskan pada peningkatan kemampuan berdasarkan hasil pemetaan.

2). Calon Kepala sekolah yang memahami 9 aspek manajerial yang mencakup delapan standar nasional pendidikan, komponen-komponen perencanaan, evaluasi diri sekolah, serta penyusunan RKJM/RKA-S/M.

3). Calon Kepala sekolah yang memahami konsep dasar supervisi akademik.

Read 253 times Last modified on Senin, 21 Oktober 2019 10:04